"Kami yakin para peserta memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi berbagai tantangan, merumuskan solusi inovatif, serta membangun jejaring kerja sama yang semakin kuat. Karena itu, manfaatkan kesempatan ini untuk berdiskusi dan bertukar pengalaman," ungkap Ajat.
Mabes TNI Apresiasi Pemkab Bogor
Sementara itu, Kolonel Arh Yulian Iskandar selaku Paban VI/Bin ASN TNI sekaligus pimpinan rombongan menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor atas dukungan dan fasilitasi pelaksanaan studi lapangan.
Menurutnya, kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah merupakan bagian penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Atas nama Panglima TNI dan seluruh jajaran Mabes TNI, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah menerima dan memfasilitasi pelaksanaan studi lapangan ini. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar, berdiskusi, dan mengadopsi berbagai praktik baik yang nantinya dapat diterapkan di lingkungan kerja masing-masing," ujarnya.
80 Peserta dari Berbagai Matra TNI dan Kementerian Pertahanan
Kolonel Yulian menjelaskan, peserta PKP PNS Mabes TNI Tahun Anggaran 2026 berjumlah 80 orang yang berasal dari berbagai instansi, di antaranya:
Kementerian Pertahanan RI
Markas Besar TNI
TNI Angkatan Darat (AD)
TNI Angkatan Laut (AL)
TNI Angkatan Udara (AU)
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga disiplin, etika, profesionalisme, serta nama baik institusi selama mengikuti rangkaian kegiatan di Kabupaten Bogor.
Pelajari Berbagai Inovasi Digital Pemkab Bogor
Dalam studi lapangan tersebut, peserta akan mempelajari sejumlah inovasi pelayanan publik unggulan milik Pemerintah Kabupaten Bogor, antara lain:
OPTIMIS dan PINTER di DPMPTSP.
SAMISADE dan SEMA Super App di DPMD.
SIABANG TOP dan SI OKE di Dinas Kesehatan.