"Sekarang masih proses finishing dan penguatan dinding penahan tanah karena harus menjaga dari lereng," kata Tomi.
Proyek senilai Rp284 miliar tersebut melibatkan sekitar 960 tenaga kerja dan mendapat dukungan 25 personel TNI Angkatan Darat melalui Program Teritorial Pembangunan (TP).
Pemerintah menargetkan seluruh kawasan pendidikan ini sudah siap difungsikan pada Juli 2026, sehingga dapat langsung menerima peserta didik pada awal Tahun Ajaran Baru 2026/2027.
Selain memperluas akses pendidikan, keberadaan Sekolah Rakyat juga diperkirakan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui tumbuhnya usaha kecil, layanan transportasi, hingga terciptanya lapangan kerja baru di wilayah Kecamatan Jasinga.
Dengan konsep pendidikan modern yang berpadu dengan lingkungan alam, Sekolah Rakyat di Kabupaten Bogor diharapkan menjadi salah satu model pengembangan pendidikan nasional yang tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga mendorong pemerataan pembangunan daerah.