BLORA, MAHATVA.ID – Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengungkapkan kabar menggembirakan dari sektor hulu migas nasional. Salah satu sumur minyak milik pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), PT Mataram Conection di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, berhasil memproduksi minyak sebesar 16 barel minyak per hari (BOPD).
Keberhasilan tersebut semakin membanggakan karena produksi minyak diperoleh menggunakan pompa listrik buatan lokal yang dikembangkan oleh tenaga teknis setempat.
"Alhamdulillah, satu sumur UMKM PT Mataram Conection di Blora, Jawa Tengah, dapat memproduksi minyak sebesar 16 BOPD dengan menggunakan pompa listrik buatan lokal setempat. Kedalaman sumur sekitar 50 meter," ujar Djoko Siswanto.
Menurut Djoko, capaian tersebut menunjukkan bahwa inovasi teknologi lokal mampu mendukung peningkatan produksi minyak nasional, khususnya dari sumur-sumur rakyat atau sumur skala kecil yang dikelola oleh pelaku usaha dalam negeri.
Selain menjadi bukti kemampuan sumber daya manusia lokal dalam mengembangkan teknologi perminyakan, keberhasilan ini juga diharapkan dapat mendorong pengembangan sumur-sumur minyak masyarakat di berbagai daerah lain.
Pemanfaatan pompa listrik produksi dalam negeri dinilai mampu menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan efisiensi produksi pada sumur-sumur dengan kedalaman relatif dangkal.
Ke depan, inovasi seperti ini diharapkan semakin memperkuat kontribusi sektor migas nasional melalui optimalisasi potensi sumur-sumur rakyat serta pemberdayaan industri lokal dalam mendukung ketahanan energi Indonesia.