BOGOR, MAHATVA.ID – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menilai pembangunan kawasan pusat olahraga nasional atau Sport Center senilai Rp5 triliun di Kecamatan Rancabungur akan menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Bogor Barat.
Menurut Sastra, penetapan proyek pembangunan Akademi Olahraga Nasional dan Pusat Pelatihan Tim Nasional sebagai proyek strategis nasional merupakan peluang besar yang harus didukung seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bogor.
"Ketika sport center kelas dunia ada di Kabupaten Bogor, tentu kita sebagai masyarakat Bogor harus bersyukur. Pertumbuhan ekonomi yang akan muncul nanti luar biasa," ujar Sastra Winara di Cibinong, Kamis (18/6/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan kawasan olahraga berstandar internasional tersebut berpotensi menjadi lokasi penyelenggaraan berbagai event olahraga tingkat nasional hingga internasional. Kondisi itu diyakini akan mendorong pertumbuhan sektor usaha, jasa, perdagangan, perhotelan, hingga pariwisata di kawasan Bogor Barat.
Menurutnya, dampak ekonomi tidak hanya dirasakan saat pembangunan berlangsung, tetapi juga setelah kawasan olahraga tersebut beroperasi dan menjadi pusat kegiatan olahraga nasional.
Infrastruktur Pendukung Harus Diperkuat
Sastra menegaskan pembangunan sport center harus dibarengi dengan penguatan infrastruktur pendukung agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat.
Salah satu infrastruktur yang dinilai penting adalah pembangunan Flyover Bojonggede-Kemang (Bomang) yang direncanakan terhubung hingga kawasan sport center di Rancabungur.
"Kalau nanti Flyover Bomang tembus ke sport center hingga Rancabungur dan Leuwiliang, saya kira pertumbuhan ekonomi akan semakin baik dan kemacetan di wilayah barat juga bisa berkurang," katanya.
Ia menilai aksesibilitas yang baik akan meningkatkan konektivitas antarwilayah serta membuka peluang investasi baru di kawasan Bogor Barat yang selama ini masih membutuhkan penguatan infrastruktur.
Buka Lapangan Kerja Baru
DPRD Kabupaten Bogor, lanjut Sastra, mendukung penuh pembangunan kawasan olahraga nasional tersebut karena selain meningkatkan prestasi olahraga Indonesia, proyek ini juga akan membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat.
Nilai investasi yang mencapai sekitar Rp5 triliun diperkirakan akan memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah, mulai dari sektor konstruksi, perdagangan, jasa transportasi, hingga usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
"Ini kesempatan besar bagi masyarakat Kabupaten Bogor. Banyak warga yang bisa terlibat dan memperoleh manfaat dari pembangunan ini. Kita harus bangga karena proyek strategis nasional ini ditetapkan di Bogor," tegasnya.
Akademi Olahraga Nasional Dibangun di Lahan 500 Hektare
Sebelumnya, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyiapkan pembangunan kawasan Akademi Olahraga Nasional dan Pusat Pelatihan Tim Nasional di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor.
Proyek yang akan dibangun pada periode 2027-2029 tersebut memiliki nilai investasi sekitar Rp5 triliun dengan luas kawasan mencapai 500 hektare.