BOGOR, MAHATVA.ID – M. Ansori resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Cabang Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI) Kabupaten Bogor periode 2026-2030. Politisi Partai Gerindra tersebut dipercaya memimpin organisasi olahraga selancar ombak di Kabupaten Bogor setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PSOI yang digelar di Ruang Serbaguna Mayor R. Oking Djaja Atmaja, Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Rabu (17/6/2026).
Dalam musyawarah tersebut, seluruh peserta yang hadir secara bulat memberikan dukungan kepada M. Ansori untuk menggantikan ketua sebelumnya, Arif Rochmawan, yang kini menjabat sebagai Ketua KONI Kabupaten Bogor.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Ansori mengaku amanah yang diberikan kepadanya menjadi tantangan tersendiri. Pasalnya, Kabupaten Bogor tidak memiliki wilayah laut maupun ombak yang menjadi sarana utama bagi pembinaan atlet selancar.
“Terpilihnya saya sebagai Ketua PSOI Kabupaten Bogor tentu menjadi tantangan tersendiri. Kabupaten Bogor dengan jumlah penduduk hampir enam juta jiwa tidak memiliki laut dan ombak sebagai sarana latihan atlet selancar. Namun InsyaAllah, saya memiliki komitmen untuk menorehkan tinta emas bagi Kabupaten Bogor melalui cabang olahraga selancar ombak di berbagai kejuaraan,” ujar Ansori.
Fokus Pembinaan Atlet Lokal
Sekretaris Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor itu menegaskan, kepengurusan PSOI ke depan akan fokus pada pembinaan atlet-atlet lokal yang memiliki potensi untuk berkembang dan berprestasi.
Menurutnya, keterbatasan fasilitas bukan menjadi alasan untuk berhenti melakukan pembinaan. PSOI Kabupaten Bogor akan mencari lokasi latihan terdekat yang memungkinkan para atlet tetap mendapatkan program latihan secara optimal.
“Untuk pembinaan, kami akan fokus kepada atlet daerah. Meskipun Kabupaten Bogor tidak memiliki venue atau lokasi latihan selancar, kami akan mencari tempat latihan yang paling dekat dan memungkinkan untuk mendukung peningkatan kemampuan atlet,” jelasnya.
Bidik Prestasi di Porprov Jabar 2026
Menghadapi ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026, Ansori memilih memasang target yang realistis. Ia berharap atlet selancar Kabupaten Bogor mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat provinsi.
Saat ini, Kabupaten Bogor memiliki empat atlet yang dipersiapkan untuk menghadapi berbagai kompetisi, termasuk Porprov Jabar mendatang.
“Target kami tidak muluk-muluk, realistis saja. Minimal atlet-atlet yang kami miliki bisa meraih prestasi, baik juara satu, juara dua, maupun juara tiga di Porprov Jawa Barat 2026,” katanya.
Ansori optimistis dengan pembinaan yang terarah dan dukungan seluruh pihak, PSOI Kabupaten Bogor mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.
Kepemimpinan baru PSOI Kabupaten Bogor diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan olahraga selancar ombak sekaligus membuka peluang lebih besar bagi atlet-atlet muda Kabupaten Bogor dalam mengembangkan bakat dan meraih prestasi di masa mendatang.