berita

Messi Pecahkan Kebuntuan, Samai Rekor Klose dan Kirim Pesan Kuat dari Panggung Piala Dunia 2026

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:34 WIB
Messi Pecahkan Kebuntuan, Samai Rekor Klose dan Kirim Pesan Kuat dari Panggung Piala Dunia 2026

MAHATVA.ID -Lionel Messi membuka kampanye Argentina di Piala Dunia 2026 dengan cara yang nyaris sempurna. Tiga gol ke gawang Aljazair membawa juara bertahan menang 3-0 sekaligus mengantar sang kapten menyamai rekor gol Miroslav Klose di ajang Piala Dunia.

Messi kini mengoleksi 16 gol di putaran final Piala Dunia. Angka itu menyamai capaian Klose yang selama ini berdiri sendirian di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen.

Messi tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan pengaruhnya. Pada menit ke-17, ia melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang mengubah kedudukan sekaligus membuka dominasi Argentina.

Aljazair sempat berusaha merespons. Namun efektivitas permainan Argentina membuat setiap celah yang muncul mampu dimanfaatkan secara maksimal.

Gol kedua Messi lahir pada menit ke-60. Penyelesaian sederhana di depan gawang memperlebar jarak sekaligus mempertegas kontrol Argentina atas pertandingan.

Enam belas menit kemudian, Messi kembali menghukum Aljazair. Tendangan akuratnya mengunci kemenangan sekaligus melengkapi hattrick yang menghidupkan kembali perbincangan mengenai warisan besarnya di sepak bola dunia.

"Kami tahu setiap pertandingan di Piala Dunia selalu sulit. Memulai dengan kemenangan tentu sangat penting bagi tim," ujar Messi dilansir dari KansasTV.

Catatan malam itu tidak berhenti pada jumlah gol. Messi juga menjadi pemain pertama yang tampil dalam enam edisi Piala Dunia serta membukukan penampilan ke-200 bersama Argentina.

Bagi Argentina, kemenangan ini lebih dari sekadar tiga poin. Hasil tersebut menjadi pernyataan bahwa mereka datang ke Piala Dunia 2026 bukan hanya sebagai juara bertahan, tetapi juga sebagai tim yang masih memiliki daya saing di level tertinggi.

Sementara bagi Aljazair, kekalahan pada laga pembuka mempersempit ruang kesalahan. Setiap pertandingan berikutnya kini akan menentukan nasib mereka di fase grup.

Terkini