BOGOR, MAHATVA.ID – Ribuan jamaah memadati kawasan Pondok Pesantren Roudhoh Al Hikam di Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, dalam rangka Milad ke-28 pondok pesantren yang dipimpin KH. Zein Dzarnudji sekaligus peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Senin (15/6/2026) malam.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari. Jamaah datang dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor, bahkan sejumlah daerah di luar Bogor, untuk mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan yang telah menjadi agenda tahunan tersebut.
Meski cuaca kurang bersahabat dan hujan mengguyur kawasan Pakansari, semangat para jamaah untuk menghadiri peringatan Milad ke-28 Pondok Pesantren Roudhoh Al Hikam tidak surut. Ribuan jamaah tetap bertahan mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.
Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting dari tingkat daerah maupun nasional. Tampak hadir Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade, Wali Kota Depok Supian Suri, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi Golkar Aan Trian Al Muharom, serta Achmad Maulana.
Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap peran pondok pesantren sebagai pusat pendidikan Islam, dakwah, serta pembinaan moral masyarakat di Kabupaten Bogor.
Milad ke-28 Pondok Pesantren Roudhoh Al Hikam menjadi momentum refleksi perjalanan panjang lembaga pendidikan Islam tersebut dalam mencetak generasi yang berakhlak, berilmu, dan berkontribusi bagi masyarakat.
Selain memperingati hari lahir pondok pesantren, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dengan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik.
Suasana religius semakin terasa dengan lantunan doa, dzikir, dan tausiyah yang diikuti ribuan jamaah dengan khidmat. Momentum ini sekaligus menjadi bukti kuatnya ikatan antara ulama, umara, dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai keislaman di Kabupaten Bogor.
Peringatan Milad ke-28 Pondok Pesantren Roudhoh Al Hikam diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menimba ilmu agama serta memperkuat peran pesantren sebagai benteng moral di tengah perkembangan zaman.