BOGOR, MAHATVA.ID – Momen yang dinantikan para sineas dari seluruh wilayah Kabupaten Bogor akhirnya tiba. Puncak Penganugerahan Festival Film Kabupaten Bogor (FFKB) 2026 akan digelar pada Kamis, 25 Juni 2026, mulai pukul 10.00 WIB di Auditorium Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor, Cibinong.
Ajang tahunan yang menjadi wadah kreativitas insan perfilman lokal ini akan menampilkan karya-karya terbaik hasil seleksi dari 28 film yang mewakili 28 kecamatan di Kabupaten Bogor. Dari seluruh peserta, Dewan Juri telah menetapkan 15 film terbaik yang berhak diputar dan bersaing pada malam penganugerahan.
Acara akan diawali dengan pra-acara yang dimulai sejak pukul 10.00 WIB. Pengunjung akan disuguhi penampilan musik dari SOLOMON BAND asal Parungpanjang, sekaligus menikmati pemutaran film-film pilihan yang berhasil lolos seleksi dewan juri.
Rangkaian acara utama dimulai dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars Tegar Beriman, dilanjutkan penampilan tari daerah khas Kabupaten Bogor sebagai pembuka budaya. Selanjutnya akan disampaikan sambutan dari Ketua Panitia Pelaksana, Kepala Dinas Ekonomi Kreatif Kabupaten Bogor, dan pembukaan resmi oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
Usai pembukaan, acara memasuki puncak kegiatan yakni pengumuman dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang Festival Film Kabupaten Bogor 2026.
Berbagai kategori penghargaan akan diperebutkan dalam ajang ini, mulai dari Film Terbaik 1, 2, dan 3 hingga penghargaan individu untuk para kru dan pemeran. Kategori nominasi yang diperebutkan meliputi Sutradara Terbaik, Aktor Terbaik, Aktris Terbaik, Peran Pembantu Pria Terbaik, Peran Pembantu Wanita Terbaik, Kameraman Terbaik, Editor Terbaik, Artistik Terbaik, serta Cerita Terbaik.
Ketua Panitia Festival Film Kabupaten Bogor 2026 berharap seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar dan sukses seperti penyelenggaraan tahun sebelumnya.
"Harapan kami acara ini berjalan lancar dan sukses seperti tahun sebelumnya," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa festival ini bukan semata-mata ajang kompetisi, melainkan wadah pembinaan dan motivasi bagi para sineas daerah untuk terus berkarya dan mengembangkan industri perfilman lokal.
"Juara bukan tujuan utama. Pada dasarnya semua peserta adalah juara karena telah berjuang bersama memajukan perfilman Kabupaten Bogor. Inilah langkah nyata menuju cita-cita Kabupaten Bogor menjadi Kota Film," ungkapnya.
Untuk menjamin kualitas penilaian, Festival Film Kabupaten Bogor 2026 menghadirkan dewan juri nasional yang terdiri dari Neno Warisman, Roni Mepet, Tabah Penemuan, Dadang Ridwan, dan Budi Sumarno.
Kehadiran para juri berpengalaman tersebut diharapkan mampu melahirkan karya-karya terbaik yang tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional.
Festival Film Kabupaten Bogor terus berkembang menjadi salah satu agenda penting dalam pengembangan ekonomi kreatif dan perfilman daerah. Melalui ajang ini, Kabupaten Bogor semakin menegaskan identitasnya sebagai pusat budaya dan kreativitas yang mendukung lahirnya sineas-sineas muda berbakat.