"Kami melakukan monitoring harian karena pembangkit listrik 100 MW ini sangat dibutuhkan untuk menggerakkan pompa angguk tenaga listrik, sehingga sumur-sumur minyak di Rokan yang sempat berhenti beroperasi dapat kembali berproduksi normal," tegas Djoko.
Percepatan penyelesaian perbaikan generator ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mendukung target peningkatan produksi minyak bumi Indonesia di tengah tantangan sektor hulu migas yang semakin kompleks.