berita

Herman Khaeron Dorong Literasi KUR Diperkuat, UMKM Harus Pahami Manfaat dan Mekanisme Pembiayaan

Jumat, 12 Juni 2026 | 12:27 WIB
Herman Khaeron Dorong Literasi KUR Diperkuat, UMKM Harus Pahami Manfaat dan Mekanisme Pembiayaan

MAKASSAR, MAHATVA.ID – Wakil Ketua BAKN DPR RI, Herman Khaeron, menegaskan pentingnya peningkatan literasi dan sosialisasi Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) agar masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), memahami manfaat serta mekanisme program tersebut secara menyeluruh.

Hal itu disampaikan Herman Khaeron usai memimpin kunjungan kerja BAKN DPR RI di Makassar, Rabu (10/6/2026).

Menurut Herman, masih banyak masyarakat yang belum memahami bahwa KUR merupakan program pembiayaan dari perbankan yang mendapatkan subsidi bunga dari pemerintah, sehingga memberikan kemudahan dan keringanan bagi pelaku usaha mikro dan kecil dalam mengakses modal usaha.

“Yang terpenting juga adalah literasi. Masyarakat harus memahami bahwa KUR merupakan pinjaman dari perbankan, tetapi bunganya disubsidi oleh negara sehingga menjadi lebih ringan bagi pelaku usaha,” ujar Herman Khaeron.

Ia menjelaskan, keberadaan subsidi bunga dari pemerintah membuat tingkat suku bunga KUR jauh lebih rendah dibandingkan kredit komersial pada umumnya. Oleh karena itu, informasi mengenai manfaat, syarat, dan tata cara pengajuan KUR harus terus disosialisasikan kepada masyarakat secara luas.

Menurut politisi Partai Demokrat tersebut, tantangan yang dihadapi saat ini tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan layanan perbankan, tetapi juga bagaimana informasi program dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan.

“Tantangan yang masih dihadapi bukan hanya terkait ketersediaan layanan perbankan, tetapi juga penyebaran informasi kepada calon penerima manfaat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Herman juga mengapresiasi langkah perbankan yang telah memperluas jaringan layanan hingga ke tingkat desa untuk mendukung akses pembiayaan masyarakat.

Namun demikian, ia menilai perlu adanya penguatan sosialisasi agar masyarakat memahami prosedur serta persyaratan dalam mengakses KUR.

“Bagaimana informasi ini benar-benar sampai kepada masyarakat sehingga mereka dapat memanfaatkan KUR sesuai tujuan program,” ungkapnya.

Herman Khaeron menegaskan bahwa program KUR harus benar-benar dapat dinikmati oleh kelompok usaha mikro dan kecil yang menjadi sasaran utama kebijakan pemerintah.

Menurutnya, peningkatan literasi keuangan menjadi salah satu instrumen penting untuk mencegah terjadinya ketidaktepatan sasaran dalam penyaluran manfaat program.

Ia mendorong pemerintah untuk terus memperkuat edukasi publik mengenai KUR sebagai instrumen pembiayaan strategis yang mampu membantu UMKM berkembang, meningkatkan kapasitas usaha, hingga naik kelas.

“KUR harus menjadi bagian dari upaya membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dan kecil agar dapat berkembang dan naik kelas,” tegas Herman.

Halaman:

Terkini