berita

Pabrik LNG Terbesar di Pulau Jawa Rampung, Siap Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 | 16:05 WIB
Pabrik LNG Terbesar di Pulau Jawa Rampung, Siap Perkuat Ketahanan Energi Nasional

JAKARTA, MAHATVA.ID – Kabar menggembirakan datang dari sektor energi nasional. Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengungkapkan bahwa proses komisioning (commissioning) pabrik LNG onshore terbesar di Pulau Jawa telah selesai dilaksanakan dengan aman, lancar, dan selamat.

Fasilitas pengolahan gas bumi tersebut akan menjadi salah satu penopang penting ketahanan energi nasional dengan kapasitas produksi mencapai ratusan ton Liquefied Natural Gas (LNG) per hari, puluhan metrik ton Liquefied Petroleum Gas (LPG) per hari, serta kondensat sekitar 500 barel minyak per hari (BOPD).

"Bahan baku pabrik ini berasal dari gas bumi yang diproduksikan dari sumur-sumur gas Lapangan Sumber milik Pertamina di Jawa Timur," ujar Djoko Siswanto.

Menurutnya, pengembangan Lapangan Gas Sumber di Jawa Timur memiliki perjalanan yang tidak mudah. Proyek tersebut sempat mengalami berbagai penundaan selama bertahun-tahun, serupa dengan pengembangan Lapangan Gas Wain di Kalimantan Timur.

Namun demikian, berkat dukungan pemerintah dan berbagai pihak terkait, kedua proyek strategis tersebut kini telah memasuki tahap akhir dan siap beroperasi.

"Alhamdulillah, Lapangan Gas Wain di Kalimantan Timur dan Lapangan Gas Sumber di Jawa Timur kini siap diresmikan pada pekan depan," katanya.

Menunggu Perizinan Ditjen Migas

Djoko menjelaskan, peresmian kedua proyek tersebut saat ini tinggal menunggu penyelesaian izin pengolahan dan niaga LNG serta LPG dari Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian ESDM.

Ia optimistis proses perizinan dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat sehingga fasilitas tersebut dapat segera beroperasi secara komersial.

"Kami yakin Ditjen Migas dapat menyelesaikan proses perizinan dalam satu hingga dua hari ke depan sehingga peresmian dapat dilakukan minggu depan," ujarnya.

Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Beroperasinya Lapangan Gas Wain dan Lapangan Gas Sumber diyakini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan energi Indonesia.

Selain meningkatkan produksi gas domestik, proyek ini juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor LPG dan minyak mentah, memperkuat pasokan energi nasional, menciptakan lapangan kerja baru, serta meningkatkan penerimaan negara dari sektor migas.

Dengan bertambahnya pasokan energi dari dalam negeri, pemerintah juga optimistis kebutuhan energi masyarakat dan industri dapat terpenuhi secara lebih berkelanjutan.

"Pada akhirnya ketahanan energi nasional semakin baik, impor LPG dan crude dapat ditekan, lapangan kerja baru tercipta, penerimaan negara meningkat, serta pasokan energi bagi masyarakat tetap terjamin," tutup Djoko Siswanto.

Terkini