berita

Timwas DPR Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026, Pergerakan Jemaah Dinilai Lebih Tertib

Minggu, 31 Mei 2026 | 04:23 WIB
Timwas DPR Apresiasi Penyelenggaraan Haji 2026, Pergerakan Jemaah Dinilai Lebih Tertib

MAKKAH, MAHATVA.ID – Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Jazilul Fawaid, mengapresiasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang dinilainya berjalan lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Jazilul, peningkatan paling signifikan terlihat pada manajemen pergerakan jemaah saat fase puncak haji, mulai dari keberangkatan menuju Arafah hingga pergeseran ke Mina. Penilaian tersebut disampaikan saat dirinya melakukan pemantauan langsung di Makkah, Arab Saudi, Sabtu (30/5/2026).

“Kami mengapresiasi kinerja penyelenggaraan haji tahun ini yang relatif lebih baik dibandingkan sebelumnya. Secara umum pelaksanaan berjalan tertib, meskipun tentu tetap ada beberapa aspek yang ke depan wajib disempurnakan,” ujar Jazilul.

Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI yang akrab disapa Gus Jazil itu menjelaskan, proses pemberangkatan jemaah dari hotel menuju Arafah berlangsung lebih sistematis sehingga seluruh jemaah Indonesia dapat mengikuti wukuf sebagai puncak ibadah haji tanpa kendala berarti.

Keberhasilan tersebut, lanjutnya, juga terlihat pada fase pergerakan dari Arafah menuju Muzdalifah hingga ke Mina. Pada tahapan yang selama ini kerap menjadi titik rawan kepadatan, waktu tunggu jemaah berhasil ditekan secara signifikan.

“Tahun ini jemaah tiba di Muzdalifah tanpa harus menghadapi waktu tunggu yang terlalu lama di jalan. Demikian pula saat pergerakan menuju Mina, secara umum berlangsung lebih baik sehingga jemaah bisa menghemat stamina dan beribadah dengan lebih nyaman,” katanya.

Menurut Jazilul, perbaikan manajemen mobilisasi sangat penting karena berkaitan langsung dengan kondisi fisik jemaah. Dengan perjalanan yang lebih efisien, jemaah memiliki kesempatan lebih besar menjaga kesehatan dan fokus menjalankan rangkaian ibadah.

Meski memberikan apresiasi, Jazilul mengingatkan agar penyelenggara tidak cepat berpuas diri. Ia menilai evaluasi menyeluruh tetap diperlukan guna meningkatkan kualitas pelayanan pada musim haji mendatang.

“Masih ada sejumlah fasilitas akomodasi dan kapasitas tenda yang perlu dievaluasi. Tujuannya agar ke depan jemaah Indonesia benar-benar bisa seratus persen fokus beribadah tanpa terganggu masalah fasilitas dasar,” tegasnya.

Ia berharap seluruh jemaah Indonesia diberikan kesehatan dan kemudahan dalam menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji, serta kembali ke Tanah Air dengan selamat dan memperoleh predikat haji mabrur.

Terkini