berita

Dedi Mulyadi Resmikan Jembatan Jaya Perkasa Pangandaran, Jadi Ikon Wisata Baru di Malam Hari

Kamis, 28 Mei 2026 | 15:54 WIB
Dedi Mulyadi Resmikan Jembatan Jaya Perkasa Pangandaran, Jadi Ikon Wisata Baru di Malam Hari

PANGANDARAN, MAHATVA.ID — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meresmikan Jembatan Sodongkopo yang kini berganti nama menjadi Jembatan Jaya Perkasa Pangandaran pada Selasa (26/5/2026) malam.

Peresmian jembatan tersebut berlangsung bertepatan dengan malam takbir Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah dan disambut antusias ribuan warga yang memadati kawasan jembatan.

Momentum malam takbiran memberikan nuansa simbolis tersendiri dalam peresmian infrastruktur tersebut. Suasana religius berpadu dengan semarak cahaya lampu berwarna-warni yang menghiasi jembatan, menciptakan daya tarik visual bagi masyarakat dan wisatawan.

Dedi Mulyadi Ganti Nama Jembatan Sodongkopo

Peresmian dilakukan melalui penandatanganan prasasti di atas jembatan oleh Dedi Mulyadi.

Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya, Dedi menyampaikan harapannya agar jembatan tersebut menjadi infrastruktur yang memberikan kenyamanan sekaligus kebanggaan bagi masyarakat Pangandaran.

“Malam ini malam Iduladha. Saya berada di Jembatan Sodongkopo, saya menamakannya Jembatan Jaya Perkasa. Dan jembatan ini dilengkapi lampu penerangan yang memberikan efek cahaya yang menyenangkan bagi mereka yang melewati jembatan ini,” ujar Dedi.

Perubahan nama menjadi Jembatan Jaya Perkasa Pangandaran disebut sebagai bagian dari upaya menghadirkan identitas baru sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan wisata di pesisir selatan Jawa Barat.

Proyek Sempat Terhenti Sejak 2023

Jembatan tersebut merupakan proyek pembangunan yang mulai kembali dikerjakan pada 2025 setelah sebelumnya sempat terhenti sejak 2023 pada masa pemerintahan sebelumnya.

Kini, Jembatan Jaya Perkasa telah resmi dioperasikan dan menjadi salah satu infrastruktur penting yang menghubungkan akses jalan antara kawasan Nusawiru dan objek wisata Pantai Batukaras di Kabupaten Pangandaran.

Meski telah diresmikan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih menyiapkan pengembangan lanjutan untuk meningkatkan kualitas jembatan.

“Ke depan akan dibangun kembali dengan bentang yang lebih luas dan pencahayaan yang lebih bagus,” kata Dedi.

Pengembangan tersebut meliputi perluasan bentang jembatan serta peningkatan sistem pencahayaan agar memberikan kenyamanan lebih bagi pengguna jalan maupun wisatawan.

Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Baru Pangandaran

Keberadaan Jembatan Jaya Perkasa dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata Pangandaran, khususnya wisata bahari di kawasan pesisir selatan Jawa Barat.

Selain berfungsi sebagai jalur transportasi strategis, jembatan ini juga mulai dikenal sebagai ikon wisata baru karena menawarkan panorama laut selatan, hamparan alam hijau, hingga aktivitas nelayan di kawasan pelabuhan.

Halaman:

Terkini