berita

Rahasia Menjaga Daya Tahan Baterai Mobil Listrik Agar Tetap Awet

Kamis, 21 Mei 2026 | 14:06 WIB
Rahasia Menjaga Daya Tahan Baterai Mobil Listrik Agar Tetap Awet

Tren penggunaan kendaraan listrik di Indonesia terus menunjukkan peningkatan yang signifikan seiring dengan kesadaran masyarakat akan lingkungan. Namun, banyak pemilik baru yang masih bingung mengenai cara merawat komponen paling krusial pada kendaraan ini, yaitu baterai.

Baterai lithium-ion yang umum digunakan pada mobil listrik memerlukan penanganan khusus agar kapasitas dayanya tidak cepat menurun. Salah satu kesalahan fatal yang sering dilakukan adalah membiarkan daya baterai kosong sepenuhnya sebelum diisi ulang.

Suhu udara tropis di Indonesia juga menjadi tantangan tersendiri karena panas ekstrem dapat mempercepat degradasi sel baterai. Oleh karena itu, memarkir kendaraan di tempat yang teduh sangat disarankan untuk menjaga suhu baterai tetap stabil.

Para teknisi otomotif menyarankan agar pengisian daya idealnya dijaga pada kisaran antara dua puluh hingga delapan puluh persen saja untuk penggunaan sehari-hari. Metode pengisian daya lambat di rumah juga dinilai lebih ramah terhadap kesehatan baterai dibandingkan stasiun pengisian cepat yang menghasilkan panas tinggi.

Dengan menerapkan kebiasaan pengisian daya yang benar, masa pakai baterai dapat diperpanjang hingga belasan tahun tanpa penurunan performa yang berarti. Hal ini tentu akan menghemat biaya perawatan jangka panjang yang harus dikeluarkan oleh pemilik kendaraan.

Saat ini, berbagai produsen otomotif juga terus mengembangkan sistem manajemen termal pintar untuk melindungi baterai dari panas berlebih. Teknologi ini membantu memantau kondisi baterai secara langsung demi memastikan keamanan selama perjalanan.

Merawat baterai mobil listrik sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan asalkan pemilik disiplin dalam menerapkan panduan penggunaan. Pemahaman yang baik mengenai teknologi ini menjadi kunci utama dalam mendukung transisi energi bersih di tanah air.

Terkini