MAHATVA.ID -Pembukaan ujian sekolah di SD Kristen Romean, Kecamatan Fordata, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, berlangsung khidmat dan sarat pesan moral, Senin (18/5/2026).
Momentum itu tidak hanya menandai dimulainya evaluasi akademik siswa, tetapi juga menjadi panggung penegasan pentingnya disiplin, integritas, dan tanggung jawab generasi muda di tengah tantangan pendidikan wilayah kepulauan.
Prosesi pembukaan dipusatkan di halaman sekolah dengan melibatkan unsur pendidikan, pemerintah kecamatan, aparat desa, tokoh gereja, hingga para kepala sekolah di wilayah setempat. Kehadiran lintas sektor tersebut memperlihatkan bahwa pendidikan dasar masih menjadi perhatian bersama masyarakat Fordata.
Suasana semakin bermakna saat dilakukan penyematan tanda peserta ujian kepada siswa sebagai simbol kesiapan mengikuti tahapan akhir pendidikan dasar.
Prosesi itu dipimpin Kepala Sekolah SD Kristen Romean bersama pembina upacara Yonatan Fuakubun selaku Kasubag Umum Kantor Camat Fordata yang hadir mewakili camat.
Dalam amanatnya, pembina upacara menekankan bahwa ujian sekolah bukan sekadar penentuan nilai akhir, melainkan jembatan menuju masa depan yang lebih besar. Pesan itu disampaikan langsung di hadapan para siswa yang tampak berdiri tertib mengenakan seragam sekolah lengkap.
"Ujian sekolah bukan akhir dari segalanya, tetapi merupakan jembatan menuju jenjang yang lebih tinggi. Terus belajar, terus bermimpi, dan jangan pernah berhenti menjadi pribadi yang berguna bagi keluarga, masyarakat, bangsa, negara, dan agama," ujar Yonatan Fuakubun.
Pesan tersebut menggema kuat di tengah realitas pendidikan wilayah kepulauan yang masih menghadapi berbagai keterbatasan akses dan fasilitas. Namun di balik kondisi itu, semangat belajar para siswa di Romean justru tampil sebagai potret keteguhan generasi muda Tanimbar.
Pembukaan ujian sekolah juga menjadi pengingat bahwa pendidikan tidak hanya membentuk kecerdasan akademik, tetapi juga karakter dan moral peserta didik. Nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab dinilai menjadi fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.
Di sisi lain, keterlibatan unsur pemerintah, gereja, dan lembaga pendidikan dalam kegiatan tersebut memperlihatkan pentingnya kolaborasi sosial dalam menjaga masa depan pendidikan di daerah. Sinergi seperti ini dinilai penting untuk memperkuat semangat belajar anak-anak di wilayah terpencil dan kepulauan.
Pelaksanaan ujian sekolah di SD Kristen Romean diharapkan berjalan lancar hingga selesai serta mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, integritas, dan kepedulian sosial tinggi.
Turut hadir dalam kegiatan itu perwakilan Korwil Dikbud Kecamatan Fordata, Ketua Majelis Jemaat GPM Romean sebagai pembawa doa, Kepala Desa Romean, Kepala SD Negeri Romean, serta Kepala SMP Negeri 1 Yaru. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan moral terhadap para siswa yang akan menghadapi ujian sekolah.
Di tengah dinamika pembangunan daerah, pendidikan tetap menjadi fondasi utama yang menentukan arah masa depan masyarakat Kepulauan Tanimbar. Dari halaman sederhana SD Kristen Romean, harapan tentang masa depan itu kembali diteguhkan.