KENDAL, MAHATVA.ID — Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas IIB Kendal bersama Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal melaksanakan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) terhadap ternak ruminansia yang berada di area pembinaan peternakan Lapas Terbuka Kendal, Selasa (12/05/2026).
Kegiatan tersebut meliputi pemberian vaksin PMK dosis pertama kepada 109 ekor domba serta vaksin dosis ketiga kepada 7 ekor sapi. Selain vaksinasi, petugas juga melakukan pemeriksaan kesehatan ternak guna memastikan kondisi hewan tetap sehat dan produktif.
Pelaksanaan vaksinasi dilakukan langsung oleh tim kesehatan hewan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal sebagai langkah pencegahan penyebaran PMK di lingkungan peternakan pembinaan.
Dokter hewan Dinas Peternakan Kabupaten Kendal, Sulthan Rasyid, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengawasan dan perlindungan kesehatan hewan yang rutin dilakukan, termasuk pada ternak di lingkungan pemasyarakatan.
“Hari ini kami melaksanakan vaksinasi PMK pada ternak sapi dan domba di Lapas Terbuka Kendal sekaligus pemeriksaan kesehatannya. Untuk domba diberikan vaksin dosis pertama, sedangkan sapi dosis ketiga. Kondisi ternak secara umum sehat dan baik untuk pemeliharaan ke depan,” ujar Sulthan.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Bimnadik) serta Giatja Lapas Terbuka Kendal, Iwan Kusmawan, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi yang terus terjalin dengan pemerintah daerah dalam mendukung program pembinaan kemandirian warga binaan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal yang terus mendukung program pembinaan di Lapas Terbuka Kendal. Kegiatan vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan ternak ini menjadi bentuk sinergi nyata dalam menjaga kualitas dan kesehatan ternak yang menjadi sarana pembinaan warga binaan,” ungkap Iwan.
Program peternakan di Lapas Terbuka Kendal sendiri menjadi salah satu program pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan di bidang agribisnis dan peternakan.
Melalui program tersebut, warga binaan diharapkan memiliki keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat.