berita

APFI 2026 Resmi Digelar di Bogor, Fauzan Raih Alex dan Frans Mendur Trophy Photo of The Year

Minggu, 10 Mei 2026 | 00:20 WIB
APFI 2026 Resmi Digelar di Bogor, Fauzan Raih Alex dan Frans Mendur Trophy Photo of The Year


BOGOR, MAHATVA.ID – Organisasi Pewarta Foto Indonesia kembali menggelar ajang bergengsi Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) Tahun 2026 di Auditorium Sekretariat Daerah, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bogor, Cibinong, Jawa Barat, Jumat (8/5/2026).

Ajang penghargaan insan foto jurnalistik nasional ini memasuki tahun ke-16 sejak pertama kali diselenggarakan pada 2009. Tahun ini, APFI 2026 mengusung semangat “Semangat Berkarya” di tengah tantangan industri media yang terus mengalami disrupsi digital.

Ketua Umum Pewarta Foto Indonesia, Dwi Pambudo atau yang akrab disapa Dido mengatakan, jumlah karya yang masuk pada APFI 2026 mencapai 2.322 foto. Namun setelah melalui proses verifikasi ketat, hanya 1.831 karya yang dinyatakan lolos dari 127 fotografer anggota PFI dan 27 fotografer citizen journalist.

“Anugerah Pewarta Foto Indonesia merupakan ajang penghargaan paling bergengsi untuk insan wartawan foto di Indonesia,” ujar Dwi Pambudo.

Menurutnya, APFI menjadi oase bagi para jurnalis foto nasional untuk terus berkembang dan berkarya di tengah derasnya arus hoaks, tantangan media digital, hingga gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di industri pers.

Selain seremoni penghargaan, karya-karya foto terbaik APFI 2026 juga dipamerkan di Taman Siliwangi, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bogor, Cibinong. Ribuan masyarakat disebut hadir untuk menyaksikan langsung pameran karya jurnalistik visual tersebut.

Dari hasil penjurian ketat Dewan Juri APFI 2026, jurnalis foto Fauzan berhasil meraih penghargaan tertinggi Alex dan Frans Mendur Trophy APFI Photo of The Year.

Karya Fauzan berjudul “Demonstrasi atas Tewasnya Ojol yang Terlindas Rantis Brimob” dinilai sebagai karya terbaik dalam kategori Foto Spot Anugerah Pewarta Foto Indonesia 2026.

Sementara itu, pewarta foto Edwin Putranto dari Republika berhasil memenangkan kategori Foto Cerita Spot melalui karya berjudul “Desa Hilang Tersapu Banjir”.

Pada kategori General News foto tunggal, penghargaan diberikan kepada Umarul Faruq melalui karya “Evakuasi Jenazah Korban Ponpes Al-Khoziny”.

Sedangkan kategori foto cerita General News dimenangkan Rivan Awal Lingga dengan karya “Kidung Sederhana di Tanah Bencana”.

Untuk kategori People in the News foto tunggal, penghargaan diraih Jeprima WD lewat karya “Tom Lembong Bebas”. Sementara kategori foto cerita dimenangkan Adi Maulana Ibrahim dengan karya “Mengantar Kepergian Affan Kurniawan”.

Pada kategori Nature & Environment foto tunggal, penghargaan diberikan kepada Totok Wijayanto lewat karya “Kondisi Pascabanjir di Aceh Tamiang”. Sedangkan kategori foto cerita dimenangkan Chaideer Mahyuddin dengan karya “The Last Hope”.

Di kategori Art & Entertainment, foto tunggal dimenangkan Wahdi Septiawan melalui karya “Bekarang-Riang”. Untuk kategori foto cerita, penghargaan diraih Andry Denisah lewat karya “Wowine Wakatobi sebagai Simbol Kekuatan dan Kemandirian Perempuan”.

Halaman:

Terkini