berita

Ketegangan AS-Iran Memanas di Selat Hormuz, Trump Klaim Armada Iran Dihancurkan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:09 WIB
Ketegangan AS-Iran Memanas di Selat Hormuz, Trump Klaim Armada Iran Dihancurkan

“CENTCOM tidak berupaya meningkatkan eskalasi tetapi tetap berada di posisi dan siap untuk melindungi pasukan Amerika,” demikian pernyataan resmi militer AS.

Di sisi lain, Iran justru menuduh Washington sebagai pihak pertama yang melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Seorang pejabat militer Iran menyatakan pasukan AS menyerang kapal tanker Iran yang tengah bergerak dari wilayah perairan Iran menuju Selat Hormuz.

“Tentara Amerika yang agresif, teroris, dan bandit, yang melanggar gencatan senjata, menargetkan sebuah kapal tanker Iran,” ujar pejabat tersebut seperti dikutip media pemerintah Iran.

Teheran mengklaim telah melakukan serangan balasan terhadap kapal militer AS di timur Selat Hormuz dan selatan Pelabuhan Chabahar.

Iran bahkan menyebut serangan tersebut menyebabkan “kerusakan signifikan” terhadap kapal militer Amerika Serikat. Namun klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan telah dibantah pihak AS.

Memanasnya konflik di Selat Hormuz kembali meningkatkan kekhawatiran pasar global terhadap potensi gangguan distribusi minyak dunia.

Selat Hormuz diketahui menjadi jalur utama ekspor minyak dari kawasan Timur Tengah menuju berbagai negara di dunia. Setiap eskalasi militer di kawasan tersebut berpotensi memicu lonjakan harga minyak dan ketidakstabilan ekonomi global.

Situasi terkini juga menimbulkan kekhawatiran akan kemungkinan konflik lebih luas apabila kedua negara terus melakukan aksi balasan militer dalam beberapa hari ke depan.

Halaman:

Terkini