berita

Lapas Cibinong Perkuat Program Pembinaan Kemandirian Lewat Pemeriksaan Kesehatan Ternak Domba

Jumat, 8 Mei 2026 | 01:46 WIB
Lapas Cibinong Perkuat Program Pembinaan Kemandirian Lewat Pemeriksaan Kesehatan Ternak Domba

BOGOR, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cibinong terus memperkuat program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan melalui sektor peternakan. Komitmen tersebut diwujudkan lewat kegiatan pemeriksaan kesehatan hewan ternak hasil budidaya Warga Binaan bekerja sama dengan Vetopet Cibinong pada Kamis (7/5/2026).

Pemeriksaan kesehatan dilakukan terhadap 12 ekor Domba yang dibudidayakan di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Cibinong.

Kegiatan tersebut menjadi langkah preventif guna memastikan kondisi ternak tetap sehat, produktif, dan terawat dengan baik. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengecekan kondisi fisik hewan, pemantauan kesehatan, pemberian vitamin, pemeriksaan pola makan, hingga pengawasan kebersihan kandang.

Program peternakan yang dijalankan Lapas Cibinong merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan produktif dan bernilai ekonomi.

Melalui program ini, Warga Binaan tidak hanya memperoleh kemampuan teknis di bidang peternakan, tetapi juga dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki etos kerja positif sebagai bekal saat kembali ke masyarakat.

Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menegaskan bahwa pemeriksaan kesehatan ternak menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan program pembinaan sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

“Program pembinaan kemandirian melalui peternakan ini tidak hanya bertujuan menghasilkan produk pangan, tetapi juga membentuk karakter Warga Binaan agar lebih disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas nanti. Pemeriksaan kesehatan ternak secara berkala menjadi langkah penting agar seluruh proses pembinaan berjalan optimal dan berkelanjutan,” ujar Wisnu.

Sementara itu, dokter hewan dari Vetopet Cibinong, Rachmi, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh domba dalam kondisi sehat dan terawat.

“Dari hasil pemeriksaan yang kami lakukan, kondisi domba cukup baik dan sehat. Kebersihan kandang, pola pemberian pakan, serta perawatan harian juga sudah berjalan dengan baik. Hal ini menunjukkan adanya pengelolaan peternakan yang serius dan terarah di Lapas Cibinong,” jelasnya.

Dalam kegiatan sehari-hari, para Warga Binaan terlibat aktif dalam seluruh proses peternakan, mulai dari membersihkan kandang, menyiapkan pakan, menjaga kebersihan lingkungan ternak, hingga memantau kesehatan hewan.

Seluruh aktivitas dilakukan di bawah pendampingan petugas pembina sebagai sarana pembelajaran sekaligus pembentukan karakter kerja yang disiplin dan produktif.

Salah satu peserta program pembinaan berinisial T mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru melalui kegiatan peternakan tersebut.

“Saya banyak belajar tentang cara merawat ternak, menjaga kesehatan hewan, dan mengelola peternakan dengan baik. Ilmu ini sangat bermanfaat dan saya berharap nantinya bisa menjadi bekal usaha setelah kembali ke masyarakat,” ungkapnya.

Melalui program pembinaan berbasis peternakan ini, Lapas Cibinong berharap keterampilan yang diperoleh Warga Binaan dapat menjadi modal positif setelah bebas, sekaligus memberikan kontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di masa depan.

Terkini