KENDAL, MAHATVA.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Terbuka Kelas IIB Kendal terus menghadirkan inovasi dalam program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kali ini, para WBP dilibatkan langsung dalam pembangunan struktur baja ringan untuk kandang ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) dengan konsep bertingkat atau “apartemen”.
Program ini tidak sekadar berfokus pada pembangunan sarana prasarana, namun juga menjadi wadah pelatihan keterampilan teknis di bidang konstruksi modern. Penggunaan material baja ringan dipilih agar WBP terbiasa dengan standar industri bangunan masa kini yang menuntut efisiensi, presisi, dan ketahanan.
Kepala Lapas Terbuka Kendal, Nu’man Fauzi, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dalam membekali warga binaan dengan keahlian yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Kami ingin para warga binaan memiliki keterampilan yang aplikatif. Pengerjaan struktur baja ringan ini melatih ketelitian, mulai dari pengukuran, pemotongan, hingga perakitan rangka,” ujar Nu’man saat meninjau kegiatan tersebut.
Ia menambahkan, konsep kandang ayam bertingkat dipilih untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan lapas. Selain itu, desain modern ini juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi serta menjaga kebersihan dan produktivitas peternakan.
“Selain keterampilan konstruksi, mereka juga belajar manajemen peternakan. Harapannya, pengalaman ini bisa menjadi bekal untuk membuka usaha mandiri atau bekerja di sektor terkait setelah bebas nanti,” tambahnya.
Melalui program ini, Lapas Terbuka Kendal menegaskan bahwa masa pembinaan dapat menjadi momentum produktif bagi warga binaan untuk meningkatkan kapasitas diri. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan sumber daya manusia yang lebih siap, mandiri, dan berdaya saing saat kembali ke tengah masyarakat.