berita

Harga Sembako di Saumlaki Melonjak Tajam, Beras Bulog dan Minyak Subsidi Diduga Dibisniskan

Senin, 4 Mei 2026 | 03:16 WIB
Harga Sembako di Saumlaki Melonjak Tajam, Beras Bulog dan Minyak Subsidi Diduga Dibisniskan

MAHATVA.ID -Lonjakan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Kepulauan Tanimbar memicu keresahan publik. Beras Bulog kemasan 5 kilogram dilaporkan dijual hingga Rp75 ribu, sementara minyak goreng subsidi jenis Minyakita menembus Rp23 ribu per liter, Minggu (3/5)

Kenaikan ini terjadi di tengah kondisi tanpa perubahan harga BBM secara nasional. Situasi tersebut memunculkan tanda tanya besar di masyarakat terkait distribusi dan pengawasan barang subsidi.

Lebih jauh, warga menyoroti dugaan praktik penyimpangan terhadap stok pemerintah yang sejatinya diperuntukkan bagi kelompok rentan.

"Kalau beras raskin saja sudah dijual mahal, ini bukan lagi soal pasar, tapi soal tanggung jawab," ujar salah satu warga Saumlaki.

Dampaknya langsung terasa pada sektor lain. Harga makanan di warung makan ikut terkerek naik, mempersempit daya beli masyarakat, khususnya pekerja harian dan nelayan.

Selain itu, kondisi ini berpotensi memperlebar kesenjangan akses pangan. Ketika barang subsidi tak lagi terjangkau, kelompok miskin menjadi pihak paling terdampak.

Pengawasan lintas sektor dinilai mendesak. Pemerintah daerah bersama instansi terkait, termasuk Bulog dan aparat penegak hukum, diminta turun langsung memastikan distribusi berjalan sesuai peruntukan.

"Jangan sampai bantuan negara berubah jadi ladang bisnis segelintir pihak. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak," tegas warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai lonjakan harga tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.


Terkini