MAHATVA.ID -Persiapan sumber daya manusia (SDM) lokal untuk kebutuhan industri Blok Masela didorong satu arah, yakni melalui jalur pendidikan dan pelatihan terfokus di Cepu, Jawa Tengah, guna mencetak tenaga ahli yang siap masuk sektor migas.
Pernyataan ini disampaikan Capten John Ivakdalam/Batlayeri M.Ma kepada media melalui sambungan seluler dari Bilang dari Bukit Asam Lampung, Kamis (30/4) pukul 15.46 WIT, menekankan urgensi langkah konkret dalam menyiapkan putra daerah menghadapi proyek strategis nasional tersebut.
Menurutnya, arah kebijakan pengembangan SDM tidak boleh lagi sporadis, melainkan harus terintegrasi dan berbasis kebutuhan industri.
“Kalau Tanimbar mau ambil peran di Blok Masela, SDM-nya harus disiapkan dari sekarang dan satu jalur, yakni ke Cepu, agar benar-benar jadi tenaga ahli, bukan sekadar penonton,” ujarnya tegas.
Ivakdalam menambahkan, langkah pengiriman putra daerah ke Cepu bukan hal baru, karena telah dirintis oleh pemerintahan sebelumnya melalui program studi dan pelatihan migas.
Program tersebut, kata dia, perlu dilanjutkan secara bertahap dan konsisten agar menghasilkan SDM yang berjenjang dan berkelanjutan.
“Ini sudah pernah dilakukan, tinggal diperkuat dan dijalankan terus secara bertahap. Jangan terputus di tengah jalan,” katanya.