berita

Rotasi Jabatan di Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Pangkostrad Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Hibrida

Kamis, 30 April 2026 | 15:37 WIB
Rotasi Jabatan di Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat, Pangkostrad Tekankan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Hibrida

JAKARTA, MAHATVA.ID – Sejumlah jabatan strategis di lingkungan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat resmi mengalami pergantian. Hal tersebut ditandai melalui acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Korps Prajurit Kostrad yang dipimpin Panglima Kostrad (Pangkostrad), Mohammad Fadjar, di Markas Komando (Mako) Kostrad, Gambir, Jakarta Pusat.

Dalam rotasi tersebut, jabatan Kepala Zeni Kostrad diserahterimakan dari Kolonel Czi Harry Pratomo kepada Kolonel Czi Eko Supri Setiawan. Sementara itu, posisi Kepala Penerangan Kostrad berganti dari Kolonel Arm Eko Pristiono kepada Kolonel Arm Asep Hendra Budiana.

Selanjutnya, jabatan Kepala Hukum Kostrad juga mengalami pergantian dari Kolonel Chk Fika Budhiana kepada Kolonel Chk Agus Mulyana.

Tak hanya itu, dalam kesempatan yang sama juga dilaksanakan penyerahan jabatan Komandan Polisi Militer Kostrad kepada Pangkostrad, serta penerimaan jabatan Komandan Detasemen Markas Kostrad oleh Kolonel Inf Eko Bintara Saktiawan.

Dalam arahannya, Letjen TNI Mohammad Fadjar menegaskan pentingnya kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan tugas, baik dalam Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

“Setiap prajurit harus memiliki kesiapan tinggi, terutama dalam menghadapi dinamika di wilayah rawan konflik, ancaman separatis bersenjata, serta potensi gangguan keamanan di wilayah perbatasan,” tegasnya.

Ia menambahkan, perkembangan lingkungan strategis global dan nasional saat ini menghadirkan tantangan yang semakin kompleks dan multidimensional. Ancaman yang dihadapi tidak lagi bersifat konvensional, melainkan juga mencakup ancaman hibrida yang menggabungkan kekuatan militer dan nonmiliter.

Lebih lanjut, Pangkostrad menekankan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, tidak hanya kepada pimpinan, tetapi juga kepada prajurit, satuan, serta bangsa dan negara.

“Setiap perwira harus memiliki orientasi yang jelas terhadap tugas, berani mengambil keputusan, serta mampu menjadi teladan di garis depan,” ujarnya.

Rotasi jabatan ini diharapkan dapat memperkuat soliditas organisasi serta meningkatkan kinerja satuan dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional.

Terkini