Ia menekankan bahwa momentum Harlah ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi ajang mempererat silaturahmi antar elemen masyarakat serta memperkuat sinergi dalam membangun Timika ke arah yang lebih baik.
“Ini adalah ajang silaturahmi kita bersama. Harapannya ke depan kita bisa terus bersinergi dan bekerja sama membangun Timika yang baldatun thayyibatun warabbun ghafur,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh jamaah Nahdliyin di Papua Tengah untuk terus menjaga persatuan serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan instansi lainnya, demi kemajuan daerah dan keutuhan NKRI.
Dalam kesempatan tersebut, Imam Mawardi turut menyinggung rencana pelaksanaan Muktamar NU yang akan digelar pada Agustus mendatang sebagai agenda lima tahunan untuk memilih Ketua PBNU. Ia mengimbau masyarakat untuk menantikan informasi resmi terkait lokasi pelaksanaan.
Selain itu, ia mengapresiasi dukungan dari tim kesehatan Rumkitban Timika yang telah memberikan pelayanan medis gratis, termasuk pemeriksaan dan pemberian obat kepada masyarakat. Menurutnya, sinergi yang terjalin selama ini menjadi bukti kuatnya hubungan kekeluargaan antar berbagai pihak.