Bogor, MAHATVA.ID – Dalam upaya meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian warga binaan, Lapas Kelas IIA Cibinong melaksanakan kegiatan studi lapangan ke BRMP Unggas dan Aneka Ternak, Kamis (23/4/2026).
Kegiatan ini diwakili oleh Adi Nugroho bersama jajaran petugas lapas. Kehadiran rombongan disambut oleh Soni Sopiyana yang memberikan pemaparan terkait sistem pengelolaan peternakan unggas modern.
Studi lapangan ini bertujuan untuk mempelajari sistem pengelolaan pertanian dan peternakan terpadu, memahami penerapan standar kebersihan (biosecurity), serta meningkatkan mutu produk agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.
Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dalam meningkatkan kualitas program pembinaan warga binaan.
“Studi lapangan ini menjadi langkah strategis untuk memperkaya wawasan petugas, sehingga dapat diterapkan dalam program pembinaan. Kami berharap pembinaan di bidang peternakan dapat berjalan lebih optimal, produktif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam kunjungan tersebut, para petugas memperoleh wawasan komprehensif mengenai pengelolaan peternakan ayam, mulai dari sistem kandang, manajemen pakan, perawatan kesehatan ternak, hingga penerapan standar kebersihan dan biosecurity.
Selain itu, dibahas pula strategi peningkatan mutu hasil ternak guna menciptakan usaha yang produktif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Soni Sopiyana menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap adanya kolaborasi berkelanjutan antara kedua pihak.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Lapas Cibinong. Semoga ilmu yang dibagikan dapat diterapkan dengan baik, dan ke depan terjalin kerja sama yang lebih erat dalam pengembangan sektor peternakan dan pertanian,” ungkapnya.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat program pembinaan berbasis kemandirian, khususnya di bidang peternakan unggas. Diharapkan, pengetahuan yang diperoleh dapat diimplementasikan secara maksimal sehingga warga binaan memiliki keterampilan yang bermanfaat dan bernilai ekonomi saat kembali ke masyarakat.