berita

Jusuf Kalla Bantah Tudingan Danai Isu Ijazah Jokowi, Tegaskan Tak Kenal Rismon Sianipar

Senin, 20 April 2026 | 13:35 WIB
Jusuf Kalla Bantah Tudingan Danai Isu Ijazah Jokowi, Tegaskan Tak Kenal Rismon Sianipar

JAKARTA, MAHATVA.ID – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, menyatakan kekesalannya atas tuduhan yang menyebut dirinya sebagai pemberi dana dalam isu ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Dalam keterangannya di kediamannya di Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026), JK menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak berdasar dan merupakan bentuk pengalihan isu.

“Saya dituduh kasih Rp 5 miliar, mana saya kasih Rp 5 miliar? Ketemu saja tidak, kenal pun tidak,” tegas JK.

Ia mengungkapkan bahwa dirinya sempat dihubungi oleh Rismon Sianipar dan Roy Suryo, namun memilih untuk tidak merespons karena ingin tetap berada pada posisi netral.

JK juga menilai tudingan tersebut telah menyeret banyak tokoh nasional lainnya tanpa dasar yang jelas.

“Ini sudah melibatkan semua orang, dituduhlah saya, dituduh Puan, dituduh SBY. Itu pengalihan saja,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, JK juga mengungkap perannya dalam perjalanan politik Jokowi. Ia menyebut pernah mengusulkan nama Jokowi kepada Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, saat pencalonan Gubernur DKI Jakarta.

Menurut JK, Megawati kemudian meminta dirinya untuk mendampingi Jokowi sebagai wakil presiden pada Pilpres 2014, dengan pertimbangan pengalaman yang dimilikinya.

“Saya diminta mendampingi karena dianggap lebih berpengalaman,” jelasnya.

Pernyataan ini disampaikan JK saat menanggapi pertanyaan terkait laporan polisi atas ceramahnya di Universitas Gadjah Mada (UGM) mengenai “mati syahid”.

JK mengaku tidak ingin berspekulasi terkait adanya unsur politisasi, namun menilai persoalan tersebut muncul setelah dirinya melaporkan pihak yang menuduhnya ke aparat penegak hukum.

Terkini