berita

Jet Tempur AS Ditembak Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Berlangsung di Tengah Eskalasi Konflik

Sabtu, 4 April 2026 | 13:01 WIB
Jet Tempur AS Ditembak Jatuh di Iran, Operasi Penyelamatan Pilot Berlangsung di Tengah Eskalasi Konflik

Bukti visual menunjukkan adanya tanda Angkatan Udara AS di Eropa serta red tail flash milik 494th Fighter Squadron yang berbasis di RAF Lakenheath, Inggris, dan sebelumnya dikerahkan ke Yordania.

Meski demikian, keaslian sejumlah gambar tetap menjadi perdebatan, mengingat banyaknya konten manipulatif dan gambar berbasis kecerdasan buatan yang beredar sejak awal operasi militer yang dikenal sebagai Operasi Epic Fury.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan melancarkan serangan besar-besaran terhadap Iran, termasuk menghancurkan infrastruktur vital seperti fasilitas energi dan desalinasi air.

Sementara itu, laporan intelijen AS yang dikutip Reuters menyebutkan bahwa Iran masih memiliki cadangan rudal dan kemampuan drone yang signifikan, meskipun sekitar sepertiga arsenal rudalnya telah dihancurkan.

“Status sekitar sepertiga lainnya belum jelas, namun kemungkinan telah rusak atau terkubur di fasilitas bawah tanah,” ujar sumber tersebut.

Sejauh ini, Komando Pusat AS mencatat sedikitnya 13 personel militer tewas dan lebih dari 300 lainnya terluka dalam konflik yang berlangsung. Hingga kini, belum ada laporan mengenai tentara AS yang ditawan oleh Iran.

Insiden jatuhnya jet tempur ini diperkirakan akan semakin memperburuk situasi geopolitik di kawasan, sekaligus meningkatkan tekanan terhadap pemerintah AS dalam menentukan langkah selanjutnya.

Halaman:

Terkini