berita

BNPB Catat Karhutla dan Angin Kencang Terjang Sejumlah Daerah, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem

Rabu, 28 Januari 2026 | 01:49 WIB
BNPB Catat Karhutla dan Angin Kencang Terjang Sejumlah Daerah, BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem

Jakarta, MAHATVA.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum sejumlah kejadian bencana yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia dalam periode Senin (26/1) pukul 07.00 WIB hingga Selasa (27/1) pukul 07.00 WIB. Pada periode tersebut, bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta angin kencang dilaporkan melanda beberapa daerah.

Karhutla di Simalungun

Laporan pertama datang dari Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatra Utara. Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, dengan luas area terbakar mencapai lima hektare.

Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Simalungun bersama aparat setempat segera melakukan pemadaman dan pendinginan. Api berhasil dipadamkan pada sore hari di hari yang sama, dan tidak dilaporkan adanya korban jiwa.

Angin Kencang di Ciamis

Sementara itu, angin kencang menerjang Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Minggu (25/1). Peristiwa ini berdampak pada 137 jiwa, dengan tiga orang terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Angin kencang menyebabkan kerusakan pada 44 unit rumah warga serta empat fasilitas umum. BPBD Kabupaten Ciamis telah melakukan pembersihan material pohon tumbang, menyalurkan bantuan logistik, serta memperbaiki rumah warga terdampak.

Bogor dan Kupang Juga Terdampak

Masih di Jawa Barat, angin kencang pascahujan deras juga melanda Kabupaten Bogor, khususnya di Kecamatan Citeureup dan Caringin. Sebanyak 90 warga terdampak, dengan 16 jiwa mengungsi ke rumah kerabat.

BPBD Kabupaten Bogor mencatat 15 rumah rusak ringan, delapan rusak sedang, dan tiga rusak berat. Hingga kini, sebagian rumah telah selesai diperbaiki.

Di wilayah timur Indonesia, angin kencang juga terjadi di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu (24/1). Sebanyak 188 jiwa terdampak, dengan tiga orang mengalami luka-luka. Bencana ini mengakibatkan kerusakan pada 43 unit rumah. Penanganan meliputi layanan kesehatan, pembersihan material, dan distribusi bantuan kebutuhan dasar.

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk tiga hari ke depan, mulai Selasa (27/1) hingga Kamis (29/1). Hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang disertai angin kencang berpotensi terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Menindaklanjuti hal tersebut, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.

Imbauan BNPB

Langkah mitigasi yang disarankan antara lain:

  • Memastikan kekuatan atap dan bangunan rumah

  • Memangkas pohon atau ranting yang berisiko tumbang

Halaman:

Terkini