Komjen Agus Andrianto mengingatkan para perwira bahwa pelantikan ini bukan akhir, tapi merupakan awal perjuangan pengabdian kepada masyarakat dan negara. Dia meminta agar para perwira itu menjadi pengabdi kepada hukum.
"Jadilah perwira yang mengabdi pada hukum dan bertakwa, menjunjung nilai kemanusiaan dan kode etik, menjalankan tugas untuk kemajuan masyarakat dan negara, menjadi bagian dari solusi, serta adaptif dan mampu menjalankan tugas kepolisian dengan humanis dan akuntabel," kata Wakapolri dalam sambutannya.
Wakapolri juga mengingatkan para Perwira agar ikut meningkatkan sinergitas TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Sebelum pelantikan, 1.999 perwira pertama ini telah menyelesaikan pendidikan selama empat bulan. Setelah dilantik mereka langsung mendapat penempatan tugas. Sebagian besar para perwira pertama ini akan dikembalikan ke Polda asal pengiriman.
Asisten Kapolri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan selain mendukung visi Indonesia emas 2045, Polri memiliki tanggung jawab mengamankan berbagai agenda nasional. Irjen Dedi mengingatkan tentang pengawalan Pilkada 2024.
"Yang terdekat ini adalah mengawal pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah serentak. Ini adalah bentuk kontribusi Polri mengawal proses demokrasi Indonesia. Kami berharap para perwira bisa ikut membantu kelancaran dan menjaga kamtibmas di wilayah masing-masing," ujar Irjen Pol Dedi Prasetyo.
Seusai upacara pelantikan, para perwira mendapat ucapan selamat dari keluarga masing-masing yang ikut menyaksikan jalannya kegiatan.