Tatang, seorang sopir mobil pengangkut barang, menambahkan, “Coba lihat, pak, jalan yang berlumpur dan tanjakan curam seperti ini, bagaimana kami bisa lewat? Bagaimana mau narik material jika jalanannya seperti ini?," keluh Tatang seorang Sopir Truck.
Melihat banyaknya proyek mangkrak di Sukamakmur, warga merasa khawatir dan meminta perhatian lebih dari pengawas dan PUPR dalam memantau pelaksanaan proyek-proyek APBD di wilayah tersebut.
Secara terpisah, Anggota Dewan Kabupaten Bogor, H. Ansori Setiawan yang juga merupakan pengguna jalan ini, mengimbau kepada pihak pemborong agar tidak mengabaikan keselamatan dan keamanan pengguna jalan.
“Dengan kondisi seperti ini, banyak pengguna jalan, baik warga setempat, siswa sekolah, dan pemerintahan desa yang harus melintas menuju kecamatan akan kesulitan. Selain kerugian materi, mereka juga kerugian waktu," ungkapnya.
"Saya juga meminta kepada pihak konsultan dan PUPR untuk melakukan pengawasan ketat, agar jangan sampai proyek ini mangkrak atau merugikan warga,” tegasnya.