Video yang diunggah oleh media Rusia SHOT di Telegram menunjukkan lambung kapal yang menyembul dari air. Dalam video tersebut, saksi mata melaporkan bahwa gelombang dahsyat memecahkan kapal-kapal tersebut, sementara awak kapal terlihat menunggu bantuan di atas geladak selama berjam-jam.
Media Rusia Mash melaporkan bahwa Volganeft 212, yang awalnya dibangun sebagai tanker konvensional, dimodifikasi pada 1990-an menjadi kapal standar "river-to-sea". Bagian tengah kapal dihilangkan, dan haluan serta buritan dilas kembali, menciptakan sambungan besar yang diduga menjadi titik lemah. Sambungan ini akhirnya tidak mampu menahan tekanan gelombang dahsyat, menyebabkan kapal terbelah dua.
Insiden ini terjadi di wilayah yang menjadi medan pertempuran penting dalam konflik Rusia-Ukraina. Crimea, yang dianeksasi Rusia pada 2014, saat ini berfungsi sebagai pusat logistik utama untuk pasukan Rusia di Ukraina selatan. Selama invasi besar-besaran yang dimulai pada Februari 2022, Ukraina telah menargetkan Armada Laut Hitam Rusia sebagai bagian dari upaya merebut kembali wilayah tersebut.