berita

Pemkab Bogor Rayakan Hari Gizi Nasional 2025, Gizi Buruk Menurun Signifikan

Minggu, 2 Februari 2025 | 20:48 WIB
Pemkab Bogor Rayakan Hari Gizi Nasional 2025, Gizi Buruk Menurun Signifikan

Selain itu, Kabupaten Bogor juga mencatat penurunan angka stunting yang signifikan, dari 27,6 persen berdasarkan SKI Survey, menjadi 7,59 persen. Hal ini menunjukkan keberhasilan berbagai program intervensi yang dilakukan pemerintah daerah.  

Komitmen Pemkab Bogor dalam Menekan Gizi Buruk

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Agus Fauzi, menegaskan bahwa angka gizi buruk di wilayahnya sudah berada di bawah standar nasional, yang menetapkan angka gizi buruk harus di bawah satu persen.  

"Berdasarkan data penimbangan di posyandu yang dilaporkan melalui sistem EPPGBM, angka gizi buruk pada anak usia 0-59 bulan di Kabupaten Bogor hanya 0,5 persen. Meski demikian, kami tetap berkomitmen melakukan intervensi jika ada kasus baru yang ditemukan," ungkapnya.  

Agus menambahkan bahwa Pemkab Bogor akan terus memperkuat program intervensi gizi, termasuk Pemberian makanan tambahan (PMT), edukasi kepada ibu hamil dan menyusui, serta pemantauan tumbuh kembang anak melalui posyandu.

Dengan berbagai upaya ini, Pemkab Bogor berharap dapat menciptakan generasi sehat, cerdas, dan bebas dari masalah gizi buruk, sejalan dengan visi menjadikan Kabupaten Bogor sebagai daerah yang unggul dalam pembangunan kesehatan.

Hari Gizi Nasional 2025, Pemkab Bogor peringati Hari Gizi Nasional, Penurunan gizi buruk di Kabupaten Bogor, Status gizi anak di Bogor, Pj Bupati Bogor Bachril Bakri

Halaman:

Terkini