“Tinggal satu pekerjaan rumah besar yang perlu diselesaikan, yaitu ruas jalan Citeureup-Sukamakmur. InsyaAllah, tahun ini akan segera diperbaiki,” ujarnya.
Dalam bidang pendidikan, H. Ansori Setiawan mengajak masyarakat untuk meningkatkan belajar mengajar di dunia pendidikan dan memperbarui data administrasi kependudukan.
“Masih banyak yang sudah lulus sekolah atau kuliah, tetapi dalam data Kartu Keluarga masih tercatat sebagai lulusan SD. Hal ini menyebabkan Sukamakmur berada di peringkat ketiga terbawah dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor,” jelasnya.
Santunan untuk Anak-Anak dan Tausiyah Inspiratif
Camat Sukamakmur, Bakri Hasan, turut memberikan santunan berupa uang kadedeuh kepada 10 anak yang menghadiri dan menyimak tausiyah dari para penceramah.
“Ini adalah bentuk kepedulian agar anak-anak semakin termotivasi untuk belajar dan memahami ajaran Islam dengan lebih baik,” katanya.
Dalam ceramahnya, Alhabib Muhammad Bin Alwi Al Hadad menekankan pentingnya bersedekah, bersyukur atas nikmat Allah, serta memahami makna dari peristiwa Isra Mi’raj. “Isra Mi'raj bukan hanya sekadar peristiwa perjalanan Rasulullah, tetapi juga pengingat bagi kita untuk terus memperbaiki diri dan memperkuat ibadah kepada Allah SWT,” tuturnya.
Meningkatkan Keimanan dan Kebersamaan
Tabligh Akbar ini menjadi momen berharga bagi masyarakat Sukamakmur untuk memperkuat keimanan dan mempererat kebersamaan. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan nilai-nilai Islam semakin tertanam dalam kehidupan sehari-hari, serta pembangunan daerah dapat terus berjalan demi kesejahteraan bersama.