Pemberian Al-Qur’an braille juga menjadi bentuk komitmen Dinsos dalam menciptakan inklusi keagamaan bagi penyandang tunanetra.
“Saudara-saudara kita yang tunanetra punya hak yang sama untuk memahami dan membaca Al-Qur’an,” tegas Farid.
Salah satu penerima bantuan, Yani (65), mengungkapkan rasa syukur atas bantuan kursi roda yang diterimanya.
“Saya sangat bersyukur dapat bantuan kursi roda ini. Sangat membantu saya untuk beraktivitas di rumah. Terima kasih kepada Dinas Sosial dan Pemerintah Kabupaten Bogor,” ucapnya penuh haru.
Melalui bantuan ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap dapat mendorong pemberdayaan sosial yang lebih inklusif dan merata di seluruh wilayah.