berita

Ribuan Ikan Mati Mendadak di Setu Rawa Jejed, Diduga Tercemar Limbah Industri 

Jumat, 18 April 2025 | 01:26 WIB
Ribuan Ikan Mati Mendadak di Setu Rawa Jejed, Diduga Tercemar Limbah Industri 

MAHATVA.ID – Suasana tenang dan alami Setu Rawa Jejed, yang terletak di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, mendadak berubah mencekam. Ribuan ikan dari berbagai jenis seperti bawal, nila, mas, hingga sapu-sapu ditemukan mati mendadak pada Kamis (17/4/2025) siang.

Air setu yang biasanya jernih kini berubah menjadi hitam pekat dan mengeluarkan bau menyengat. Dugaan sementara, penyebabnya adalah limbah beracun yang dibuang salah satu perusahaan ke saluran air yang bermuara ke setu tersebut.

Jamaludin, warga RT 10/03 yang menjadi saksi mata, mengungkapkan bahwa kejadian mengkhawatirkan ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB.

“Ikan-ikan mendadak mengapung, airnya berubah warna jadi hitam, baunya kayak oli bekas. Diduga kuat limbah dari perusahaan,” ungkapnya.

Lebih miris lagi, peristiwa ini bukan kali pertama terjadi. Setelah direvitalisasi, Setu Rawa Jejed memang mulai dikembangkan sebagai objek wisata alam. Namun, pencemaran yang terus berulang membuat warga khawatir akan dampak kesehatan dan masa depan wisata di kawasan tersebut.

“Kali ini lebih parah. Bangkai ikan bercampur limbah bikin baunya luar biasa. Banyak warga mulai khawatir kena ISPA,” tambah Jamaludin.

Hal senada diutarakan Ketua RW 03, Yayat. Menurutnya, bukan hanya warga yang terdampak, tetapi juga pengunjung setu dan para pemancing yang kerap datang.

Halaman:

Terkini