berita

Bupati Bogor Realokasi Anggaran Rp104 Miliar untuk Perbaikan Jalan Vital di Parungpanjang

Jumat, 9 Mei 2025 | 16:23 WIB
Bupati Bogor Realokasi Anggaran Rp104 Miliar untuk Perbaikan Jalan Vital di Parungpanjang

MAHATVA.ID – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengalokasikan anggaran sebesar Rp104 miliar untuk melakukan perbaikan total pada tujuh ruas jalan utama di wilayah Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk tanggapan atas kerusakan parah infrastruktur akibat aktivitas kendaraan tambang dan padatnya lalu lintas harian.

“Total ada 13 titik jalan yang akan diperbaiki, tetapi tujuh ruas ini paling vital karena menghubungkan langsung ke jalan provinsi dan wilayah perbatasan Tangerang, Banten,” ungkap Rudy Susmanto saat kunjungan kerja di Parungpanjang, Kamis (8/6).

7 Ruas Jalan Vital yang Akan Dibeton Tahun Ini

Pemerintah Kabupaten Bogor melalui realokasi APBD 2025 Tahap I sebesar Rp507,2 miliar, akan fokus pada pembangunan jalan dan jembatan. Dari jumlah itu, Rp104 miliar difokuskan untuk perbaikan di Parungpanjang, Gunungsindur, Rumpin, dan Cigudeg. Berikut daftar jalan yang akan dibeton:

  1. Jalan Pingku – Kampung Asem Kuda sepanjang 2,5 km

  2. Jalan Caringin – Cilaketan – Parungpanjang sepanjang 2,32 km

  3. Jalan Lumpang – Cikuda, Parungpanjang sepanjang 2,98 km

  4. Jalan Prumpung – Gunungsindur – Cicangkal sepanjang 2,80 km

  5. Jalan Cicangkal – Maloko sepanjang 2,01 km

  6. Jalan Kampung Sawah – Janala, Rumpin sepanjang 2,73 km

  7. Jalan Janala – Lebakwangi, Cigudeg sepanjang 7,80 km

Anggaran Sudah Tersedia di SIPD, Tender Segera Dimulai

Rudy menyampaikan bahwa anggaran sudah tercatat dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) dan hanya menunggu proses tender. Ia juga meminta partisipasi masyarakat dalam menentukan prioritas perbaikan jalan.

“Saya minta masyarakat putuskan mana yang didahulukan agar bisa selesai sebelum akhir 2025,” katanya.

Permintaan Maaf dan Komitmen Perbaikan Infrastruktur

Bupati Rudy juga menyampaikan permintaan maaf kepada warga atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat jalan rusak, terutama yang disebabkan oleh lalu lintas truk tambang.

"Sekarang anggarannya sudah ada. Saatnya kita selesaikan bersama,” tegasnya.

Halaman:

Terkini