"Kami belum bisa menyimpulkan sepenuhnya, namun dari karakteristik limbah – berwarna hitam pekat dan terasa hangat saat keluar dari saluran – besar kemungkinan tergolong limbah B3. Ini adalah insiden pertama yang kami catat di wilayah Sungai Cikadu,” imbuh Yusuf.
Pemerintah Desa Tlajung Udik menyatakan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan akan segera mengundang pihak PT Novell Pharmaceutical untuk dimintai klarifikasi secara resmi.
“Kami imbau kepada seluruh pelaku industri untuk tidak sembarangan membuang limbah ke lingkungan. Dampaknya sangat besar bagi masyarakat dan ekosistem sungai,” tegas Yusuf.
Destana Tlajung Udik telah menyerahkan hasil penelusuran dan dokumentasi titik koordinat pencemaran kepada Pemdes untuk ditindaklanjuti ke instansi terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor.