Menurut analis dari Mega Capital Sekuritas (MCS), sentimen damai dagang ini akan mendorong arus modal asing masuk ke pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.
“Rupiah hari ini berpotensi bergerak stabil di kisaran Rp16.500 – Rp16.600 per dolar AS, seiring membaiknya persepsi risiko global,” ujar analis MCS dalam catatan harian.
Meredanya kekhawatiran terhadap capital outflow serta membaiknya kinerja ekspor Indonesia diharapkan turut menjadi penopang stabilitas nilai tukar dalam jangka pendek.
Meski terdapat sinyal positif dari luar negeri, pelemahan rupiah pagi ini menunjukkan bahwa investor masih bersikap wait and see terhadap dampak konkret kesepakatan perdagangan. Pelaku pasar akan mencermati pergerakan lebih lanjut dari kebijakan suku bunga The Fed dan inflasi global.