MAHATVA.ID -Dalam langkah nyata menurunkan angka stunting di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Ketua TP PKK KKT, Ny. Sheren Amelinda Jauwerissa, bersama jajaran lintas instansi, menggelar kunjungan kerja ke Desa Lermatan, Kecamatan Tanimbar Selatan, Senin (15/5/2025), pukul 09.00 WIT. Kegiatan ini merupakan bagian dari intervensi langsung penanganan stunting bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita berisiko gizi buruk.
Bantuan Langsung untuk Gizi Seimbang dan Tumbuh Kembang Anak
Kunjungan yang dipusatkan di Balai Desa Lermatan ini melibatkan ratusan warga serta mendapat dukungan dari berbagai pihak: Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Pemdes Lermatan. Beragam bantuan gizi disalurkan, seperti:
10 kg beras per keluarga
1 kg kacang hijau
2 dus susu formula
1 rak telur
Perlengkapan bayi dan susu tambahan
Biskuit dan pakaian loyor dari Dinas Sosial
Semua bantuan ini ditargetkan untuk meningkatkan status gizi dan mencegah stunting pada balita, sejalan dengan program Gerakan Nasional Percepatan Penurunan Stunting (GNPP).
“Anak-anak adalah investasi masa depan. Jika gizinya terpenuhi sejak dini, maka kita sedang membangun generasi unggul untuk KKT 2045,” tegas Ny. Sheren Amelinda Jauwerissa.
Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Jadi Kunci Atasi Stunting
Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan kegiatan Posyandu, termasuk penyuluhan kesehatan oleh kepala Puskesmas serta edukasi pola asuh anak dan konsumsi gizi seimbang oleh kader TP PKK.
Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Selvi Hukubun, penanganan stunting membutuhkan kerja kolaboratif semua pihak dari desa hingga kabupaten. "Kunci keberhasilan ada pada sinergi. Stunting tidak bisa ditangani sendiri-sendiri," ujarnya.