“Indonesia saat ini berada di posisi kedua dunia dalam jumlah penderita TBC setelah India, dengan 1,06 juta kasus aktif,” ungkapnya dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Rabu (14/5/2025).
Manfaat Strategis Uji Klinis Vaksin TBC di Indonesia:
• Menyesuaikan Efektivitas Vaksin dengan Genetik Lokal
Vaksin perlu diuji secara lokal karena efektivitasnya bisa berbeda berdasarkan faktor genetika populasi.
• Transfer Teknologi dan Ilmu Pengetahuan
Indonesia berpotensi mendapatkan akses teknologi vaksin TBC terbaru, sekaligus meningkatkan kapasitas riset ilmiah nasional.
• Pelibatan Ilmuwan Nasional
Peneliti dari Universitas Padjadjaran (Unpad) dan Universitas Indonesia (UI) ikut ambil bagian dalam proyek uji klinis ini.
• Peluang Produksi Vaksin di Dalam Negeri
Jika vaksin M72 terbukti efektif, Indonesia dapat menjadi pusat produksi vaksin TBC global, meningkatkan ketahanan farmasi nasional.
“Itu kenapa kami melobi untuk memastikan Indonesia masuk menjadi lokasi uji klinis,” jelas Budi.