berita

Negara Kalah oleh Mafia Tambang: Ketika Penyelundupan Timah dan Premanisme Menampar Wajah Hukum Indonesia

Sabtu, 31 Mei 2025 | 22:13 WIB
Negara Kalah oleh Mafia Tambang: Ketika Penyelundupan Timah dan Premanisme Menampar Wajah Hukum Indonesia

Libatkan KPK, BPK, aktivis lingkungan, akademisi, dan media independen

Lakukan audit nasional terhadap semua izin usaha pertambangan

Negara Hukum Tak Boleh Takut Pada Preman Tambang

Fenomena premanisme tambang dan kekuasaan gelap yang mengendalikan sektor strategis seperti timah adalah bukti negara mulai kalah. Bila aparat tak segera bertindak, rakyat akan semakin kehilangan kepercayaan terhadap hukum.

“Keadilan bukan hanya harus ditegakkan, tapi juga harus terlihat ditegakkan.”

Ini bukan sekadar soal tambang, tapi soal kedaulatan hukum, masa depan lingkungan, dan hak rakyat atas sumber daya alam.

Hukum Harus Tegak, Meski Langit Runtuh

Jika negara terus abai dan membiarkan praktik ilegal ini berlangsung, maka tak berlebihan jika dikatakan: negara telah dikalahkan oleh mafia tambang.

Evaluasi menyeluruh terhadap Polri harus segera dilakukan. Bila perlu, reformasi dimulai dari pucuk pimpinan. Ganti yang tak becus, beri ruang kepada yang berani dan bersih.

Negara ini milik rakyat, bukan para cukong. Jangan tunggu negara runtuh baru sadar bahwa hukum telah lama dikalahkan.

Halaman:

Terkini