berita

“Tajam!” Kritik Menerpa 100 Hari Kerja Bupati Tanimbar: Panggung Seremonial, Tanpa Arah Pembangunan Nyata

Kamis, 3 Juli 2025 | 11:31 WIB
“Tajam!” Kritik Menerpa 100 Hari Kerja Bupati Tanimbar: Panggung Seremonial, Tanpa Arah Pembangunan Nyata

Kritik terhadap kepemimpinan Ricky -Juliana menjadi penting karena menyangkut integritas pelayanan publik, arah kebijakan pembangunan, dan kredibilitas janji politik saat kampanye. Apalagi, Tanimbar adalah wilayah strategis yang menjadi bagian dari arus investasi nasional dan pengembangan wilayah perbatasan.

“Kalau pondasi awal sudah lemah, jangan harap bangunan pemerintahan ini bisa kokoh lima tahun ke depan,” kata Jems.


Jems mendorong agar Bupati dan Wakil Bupati tidak lagi sekadar menyusun narasi di press release, melainkan menghadirkan program konkret, terukur, dan inklusif.

Ia juga meminta agar ruang partisipasi publik dibuka seluas-luasnya, termasuk mendengar dan menjadikan kritik sebagai bahan evaluasi internal.

“Warga tidak butuh panggung wacana. Mereka butuh hasil. Jangan biarkan 100 hari ini tercatat sebagai pesta simbolik semata,” pungkasnya.


Di akhir pernyataannya, Jems menyampaikan bahwa dirinya mengambil posisi oposisi konstruktif terhadap pemerintahan saat ini demi menjaga arah pembangunan dan integritas demokrasi lokal.

“Ini bukan sekadar kritik. Ini peringatan: rakyat menunggu kerja nyata, bukan seremoni dan spanduk,” tutupnya.

Halaman:

Terkini