Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) angkat suara menanggapi temuan ini. Ia menegaskan akan segera melakukan evaluasi dan edukasi terhadap penerima bansos yang terlibat dalam perjudian online.
“Saya setuju untuk melakukan evaluasi dan perombakan kebijakan agar penyaluran bansos lebih pruden dan patuh aturan,” tegas Gus Ipul dalam pernyataan resminya.
Evaluasi ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginginkan agar penyaluran bansos tepat sasaran. Kemensos telah menyerahkan jutaan nomor rekening kepada PPATK untuk diverifikasi sejak awal 2025.
Ketua Tim Humas PPATK, M. Natsir, membenarkan adanya temuan jutaan rekening bansos tidak sesuai sasaran.
“Lebih dari ratusan ribu penerima bansos ternyata terkait aktivitas judi online,” pungkasnya.
Penyaluran Bansos Perlu Pengawasan Ketat
Temuan PPATK ini menjadi peringatan keras bahwa penyaluran bansos memerlukan pengawasan ketat dan sistem verifikasi yang akurat. Pemerintah diharapkan dapat segera menyempurnakan sistem penyaluran bansos berbasis data kependudukan dan perilaku finansial, agar bantuan yang diberikan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.