berita

Kinerja IPAL Losari Masih di Bawah 10 Persen, AHY Dorong Optimalisasi Sambungan Rumah Tangga

Jumat, 11 Juli 2025 | 10:44 WIB
Kinerja IPAL Losari Masih di Bawah 10 Persen, AHY Dorong Optimalisasi Sambungan Rumah Tangga

Makassar – MAHATVA.ID

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyoroti rendahnya kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Losari di Makassar, Sulawesi Selatan. Menurut AHY, saat ini IPAL Losari baru beroperasi kurang dari 10 persen dari kapasitas maksimalnya.

“Saat ini kapasitas pengolahan baru sekitar 1.200 meter kubik per hari. Padahal kapasitas sesungguhnya bisa mencapai 14.000 hingga 16.000 meter kubik,” ujar AHY saat meninjau langsung fasilitas tersebut, Kamis (10/7/2025).

Dalam kunjungannya yang dilakukan saat transit dari Palu menuju Jakarta, AHY didampingi oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, serta jajaran Forkopimda Sulsel dan Kota Makassar.

Permasalahan Bukan pada Instalasi, Tapi Jumlah Sambungan

AHY menegaskan bahwa permasalahan bukan terletak pada sistem atau teknologi IPAL, namun pada minimnya jumlah sambungan rumah tangga (SR) dan industri ke jaringan IPAL.

“Secara teknis, instalasi ini sudah sangat memadai dan menggunakan teknologi Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) yang mampu menyaring air limbah agar aman dikembalikan ke badan air. Masalahnya bukan di IPAL-nya, tapi di sambungan rumah yang harus diperbanyak,” jelasnya.

Menurut AHY, jika lebih banyak rumah tangga dan industri tersambung ke sistem IPAL, maka pemanfaatan kapasitas akan meningkat dan tujuan pengelolaan limbah terpadu dapat tercapai secara optimal.

IPAL Losari: Proyek Strategis Nasional

IPAL Losari sendiri merupakan proyek strategis nasional yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 22 Februari 2024 lalu. Proyek ini dibangun di atas lahan seluas 2,3 hektare dan dirancang untuk mengolah limbah domestik dan industri dari kawasan Makassar dan sekitarnya.

Halaman:

Terkini