“Kasih bisa meruntuhkan tembok pemisah. Tanpa kasih, organisasi sebesar apapun akan kehilangan arah,” ucap Pendeta Slarmanat.
Untuk diketahui, Struktur Kepengurusan Pilar Kecamatan Tanimbar Utara periode 2025–2030 terdiri dari: Pelindung Karel Watunwotuk, Penasehat Adat Max Watratan, Ketua Jefrison Batlolon, Wakil Ketua Laurensu Ongirwalu, Sekretaris I Jhon Manutilaa, Sekretaris II Yani Ngelya, Bendahara I Yos Watunwotuk, dan Bendahara II Nelci Ngelya. Kepengurusan ini juga didukung oleh sembilan koordinator bidang yang menangani berbagai tugas teknis dan sosial organisasi.
Misi Pilar: Jembatan Solusi dan Pencegah Konflik Horizontal
Dengan keberadaan Pilar Kecamatan, IKKT berharap dapat menangani persoalan sosial secara bertingkat dan sistematis, dari tingkat paguyuban, kecamatan, hingga induk organisasi. Ini penting mengingat keragaman etnis di Mimika kerap menimbulkan potensi gesekan horizontal.
IKKT menegaskan diri sebagai garda terdepan rekonsiliasi dan pembawa solusi melalui pendekatan kultural, dialog, dan kerja kolektif lintas suku.
Peneguhan Nilai Gotong Royong dan Identitas Tanimbar
Pelantikan ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat Tanimbar di Mimika bahwa nilai-nilai gotong royong, saling menghormati, dan menjaga marwah suku harus tetap dijaga dan diwariskan lintas generasi. Di tengah keberagaman Mimika, warga Tanimbar terus berkomitmen menjadi pilar harmoni dan kontribusi aktif bagi pembangunan daerah.