berita

China Tanggapi Kesepakatan Dagang Indonesia-AS: Serukan Dialog Setara dan Lingkungan Perdagangan Adil

Kamis, 17 Juli 2025 | 08:23 WIB
China Tanggapi Kesepakatan Dagang Indonesia-AS: Serukan Dialog Setara dan Lingkungan Perdagangan Adil

MAHATVA.ID – Pemerintah China angkat bicara terkait kesepakatan tarif dagang antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) yang menuai sorotan luas dari berbagai pihak. Beijing menyerukan pentingnya penyelesaian sengketa dagang secara setara dan dialog terbuka antarnegara.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, dalam konferensi pers di Beijing, Rabu (17/7/2025), menegaskan bahwa pihaknya berharap kerja sama ekonomi global tetap berlangsung dalam suasana yang kondusif dan adil.

“Sikap kami selalu menekankan bahwa para pihak perlu menyelesaikan sengketa ekonomi dan perdagangan melalui dialog dan konsultasi yang setara,” ujar Lin, dikutip dari berita Antara.


Isi Kesepakatan Indonesia-AS: Tarif Turun, Produk AS Bebas Masuk

Kesepakatan dagang yang diumumkan Presiden AS Donald Trump beberapa waktu lalu menetapkan penurunan tarif impor produk Indonesia menjadi 19 persen dari sebelumnya 32 persen. Sebagai imbal balik, produk asal Amerika Serikat masuk ke pasar Indonesia tanpa bea masuk.

Selain itu, Indonesia juga berkomitmen untuk membeli sejumlah produk strategis dari AS:

  • Energi senilai US$15 miliar

  • Produk agrikultur senilai US$4,5 miliar

  • 50 unit pesawat Boeing, mayoritas merupakan Boeing 777

“Kesepakatan penting ini membuka SELURUH PASAR Indonesia kepada Amerika Serikat untuk pertama kalinya dalam sejarah,” tulis Trump dalam platform media sosialnya, Trump Social, seraya menyampaikan terima kasih kepada rakyat Indonesia.

Kesepakatan itu diklaim sebagai langkah berani Presiden Prabowo Subianto untuk menyeimbangkan neraca perdagangan Indonesia-AS, usai Trump sebelumnya mengirim surat bertanggal 7 Juli 2025 yang memberlakukan tarif 32 persen terhadap produk asal Indonesia.


China Serukan Kerja Sama Multilateral dan Perdagangan Adil

China memandang bahwa kerja sama perdagangan seharusnya dilakukan dengan prinsip saling menguntungkan, bukan tekanan sepihak. Lin Jian mengingatkan negara-negara dunia untuk membangun lingkungan ekonomi global yang stabil dan inklusif.

“China berharap negara-negara dapat bersama-sama membangun lingkungan yang kondusif bagi kerja sama ekonomi dan perdagangan internasional,” tambahnya.


Dinamika Tarif AS-China Juga Berubah: Ada Penurunan Tapi Bersyarat

Sementara itu, AS dan China juga melakukan penyesuaian tarif dalam kesepakatan bilateral terbaru:

  • China menurunkan tarif barang ekspor AS dari 125 persen menjadi 10 persen

Halaman:

Terkini