berita

BNPB: Korban Meninggal Banjir dan Longsor di Sumatra Capai 1.135 Jiwa, Pengungsi Hampir 490 Ribu Orang

Sabtu, 27 Desember 2025 | 14:08 WIB
BNPB: Korban Meninggal Banjir dan Longsor di Sumatra Capai 1.135 Jiwa, Pengungsi Hampir 490 Ribu Orang

Jakarta, MAHATVA.ID — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total korban meninggal dunia akibat banjir dan longsor di wilayah Sumatra mencapai 1.135 jiwa. Angka tersebut bertambah setelah adanya enam korban jiwa dalam pembaruan data terakhir. Sementara itu, jumlah pengungsi tercatat 489.864 jiwa yang tersebar di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa operasi pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan oleh tim gabungan di sejumlah daerah yang masih memiliki daftar pencarian orang (DPO).

“Jumlah korban hilang terus berkurang seiring intensifnya operasi pencarian di lapangan,” ujar Abdul Muhari dalam keterangan harian BNPB, Kamis (25/12/2025).

Operasi tersebut melibatkan Basarnas, TNI, Polri, serta relawan, yang terus menyisir wilayah terdampak banjir dan longsor.

Sekolah Dibuka Awal Januari 2026

Selain penanganan darurat, BNPB juga menaruh perhatian pada kesiapan sektor pendidikan. Sekolah-sekolah di wilayah terdampak dijadwalkan kembali dibuka pada minggu pertama Januari 2026, usai masa libur.

“Aktivitas belajar-mengajar bukan hanya penting untuk keberlanjutan pendidikan, tetapi juga memberi dukungan psikososial bagi anak-anak terdampak bencana,” jelas Abdul Muhari.

Pemulihan Jalan dan Jembatan Dikebut

Upaya pemulihan infrastruktur terus dikebut untuk memperlancar mobilitas warga dan distribusi logistik. Jalur Bener Meriah–Bireuen kini mulai dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat melalui sejumlah jalur alternatif.

Sementara itu, ruas Jalan Nasional Takengon–Bireuen secara bertahap mulai pulih dan diharapkan mampu memperlancar distribusi logistik, termasuk pasokan energi dari Bandara Rembele, Bener Meriah menuju Takengon, Aceh Tengah.

Beberapa titik prioritas yang sedang dikerjakan antara lain:

  • Jembatan Beli, Lawe Penanggalan, Aceh Tenggara

  • Akses jalan di wilayah Nipah, Kabupaten Bener Meriah

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan sebagian besar pemulihan jalan dan jembatan nasional rampung pada 30 Desember 2025, dengan beberapa titik lainnya diselesaikan pada awal Januari 2026.

Distribusi Logistik Terus Berjalan

BNPB memastikan distribusi bantuan kemanusiaan dari Posko Nasional BNPB di Halim Perdanakusuma terus berjalan. Hingga saat ini, 1.370 ton logistik telah diterima, dengan 1.361 ton di antaranya sudah disalurkan ke wilayah terdampak.

Halaman:

Terkini