• Rabu, 21 Oktober 2026

Aktivis Sosial Gunung Putri Sesalkan Lansia 90 Tahun Masih Bekerja sebagai Tukang Kebun di Kota Wisata Cibubur

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 9 Maret 2026 | 17:49 WIB
Aktivis Sosial Gunung Putri Sesalkan Lansia 90 Tahun Masih Bekerja sebagai Tukang Kebun di Kota Wisata Cibubur
Aktivis Sosial Gunung Putri Sesalkan Lansia 90 Tahun Masih Bekerja sebagai Tukang Kebun di Kota Wisata Cibubur

Bogor, MAGATVA.ID – Aktivis sosial Kecamatan Gunung Putri, Andi Apandi, menyayangkan masih adanya lansia yang bekerja sebagai tukang kebun di kawasan perumahan Kota Wisata Cibubur.

Sorotan ini muncul setelah viralnya sebuah video di media sosial Instagram yang menceritakan, bahwa seorang nenek berusia sekitar 90 tahun masih bekerja merawat taman di kawasan tersebut.

Video yang beredar luas di media sosial @projectakhirat_nsts itu menampilkan seorang lansia bernama Nenek Anah yang tetap menjalankan aktivitasnya sebagai tukang kebun di area perumahan.

Dalam video tersebut, terlihat Nenek Anah yang sudah sangat lanjut usia terbaring dirumahnya karena sakit.

Viral di Media Sosial, Publik Tersentuh

Viralnya video tersebut memicu berbagai reaksi dari warganet. Banyak yang merasa haru sekaligus prihatin melihat seorang perempuan lansia yang masih harus bekerja keras di usia senja.

Andi Apandi menilai kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian serius bagi pihak pengelola kawasan perumahan.

Menurutnya, pada usia yang sudah sangat lanjut, seseorang seharusnya mendapatkan perhatian dan perlindungan sosial yang layak.

“Ini sangat memprihatinkan. Bagaimana mungkin seorang nenek yang usianya sudah sekitar 90 tahun masih bekerja sebagai tukang kebun. Seharusnya ada perhatian khusus dari pihak pengelola kawasan,” ujar Andi Apandi, Senin (9/3/2026).

Minta Pengelola Perumahan Lebih Peduli

Andi juga mendorong pihak pengelola kawasan Kota Wisata Cibubur untuk melakukan evaluasi terhadap tenaga kerja lansia yang masih dipekerjakan, terutama untuk pekerjaan fisik yang cukup berat seperti perawatan taman.

Ia berharap ada langkah nyata dari pengelola maupun pihak terkait untuk memastikan kesejahteraan para pekerja lansia agar tidak harus tetap bekerja keras di usia yang sudah sangat lanjut.

Selain itu, Andi juga mengajak pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersama-sama memberikan perhatian kepada para lansia yang masih bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Lansia seharusnya mendapatkan perlindungan dan perhatian. Kita semua harus peduli terhadap kondisi mereka,” tambahnya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola kawasan Kota Wisata Cibubur terkait viralnya video Nenek Anah yang bekerja sebagai tukang kebun tersebut.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X