• Rabu, 21 Oktober 2026

Sumur Eksplorasi Maha-3 Temukan Gas ±100 MMSCFD di Laut Kalimantan Timur

Photo Author
Redaksi Mahatva, Mahatva.id
- Senin, 9 Maret 2026 | 15:01 WIB
Sumur Eksplorasi Maha-3 Temukan Gas ±100 MMSCFD di Laut Kalimantan Timur
Sumur Eksplorasi Maha-3 Temukan Gas ±100 MMSCFD di Laut Kalimantan Timur

JAKARTA, MAHATVA.ID – Kabar baik datang dari sektor hulu minyak dan gas nasional. SKK Migas melaporkan keberhasilan kegiatan eksplorasi yang dilakukan oleh ENI West Ganal Ltd melalui pengeboran sumur eksplorasi Maha-3 di perairan Kalimantan Timur.

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto menyampaikan bahwa sumur tersebut berhasil menemukan cadangan gas dengan potensi produksi sekitar ±100 MMSCFD (Million Standard Cubic Feet per Day).

Pengeboran sumur Maha-3 dimulai pada 30 Desember 2025 dan dinyatakan selesai pada 15 Januari 2026. Sumur ini dibor hingga kedalaman 2.952 meter MD (Measured Depth) atau 2.603 meter TVD (True Vertical Depth) dengan target utama pada lapisan T91.

Hasil evaluasi menunjukkan lapisan reservoir memiliki ketebalan sekitar 8,7 meter, dengan tekanan reservoir mencapai 3.654 psi serta rata-rata permeabilitas batuan 230 miliDarcy, yang menunjukkan kemampuan batuan yang baik dalam mengalirkan fluida hidrokarbon. Formasi batuan yang menjadi target sumur ini diperkirakan berasal dari umur geologi Pliocene.

Dalam tahap pengetesan produksi, operator menggunakan teknologi XDT-DTT, sehingga proses uji alir gas dapat dilakukan tanpa pembakaran gas di anjungan lepas pantai. Metode ini dinilai lebih aman sekaligus menghindari pemborosan gas selama proses pengujian.

Saat ini, sumur Maha-3 tengah memasuki tahap komplesi atau pemasangan peralatan produksi sebelum nantinya dialirkan ke sistem produksi lapangan.

Produksi dari sumur Maha-3 diharapkan dapat menjadi substitusi bagi sumur-sumur lain yang mengalami penurunan produksi, sehingga kinerja Lapangan Maha tetap terjaga. Bahkan, mulai Oktober 2026 produksi diproyeksikan meningkat dan mampu menyuplai gas tambahan ke Kilang LNG Bontang.

Tambahan pasokan tersebut berpotensi menghasilkan sekitar tiga kargo LNG tambahan dari Bontang, yang akan dimanfaatkan untuk kebutuhan energi domestik, termasuk pasokan bagi Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Perusahaan Gas Negara (PGN).

SKK Migas berharap seluruh proses persiapan produksi dapat berjalan lancar sehingga sumur Maha-3 dapat onstream pada Oktober 2026, sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan produksi gas nasional.

Keberhasilan ini menjadi sinyal positif bagi upaya peningkatan lifting migas nasional, sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia di masa depan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Redaksi Mahatva

Terkini

X