Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan Kabupaten Subang menjadi salah satu lokasi prioritas sosialisasi karena berkaitan dengan penyaluran kredit perumahan, rumah subsidi, serta program bedah rumah.
Baca Juga: KONI Bogor Konsolidasi Jelang PORPROV XV Jabar 2026, Target Juara Umum
“Kami ingin komitmen yang sudah ditandatangani tidak hanya di atas kertas. Sosialisasi sudah kita lakukan keliling Indonesia, sekarang saatnya realisasi. KPP harus benar-benar dirasakan masyarakat, termasuk di Subang,” ujar Maruarar.
Ia meminta seluruh pihak mempercepat pelaksanaan program agar dukungan anggaran yang tersedia dapat terserap dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
“Ya, jangan sampai tidak terserap. Ini tinggal 2,5 bulan lagi. Tolong kerja keras, uangnya sudah ada, apa-apanya sudah ada,” ujarnya.
Peningkatan alokasi BSPS dan dukungan pembiayaan perumahan diharapkan dapat mempercepat perbaikan rumah tidak layak huni sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang lebih layak.
Pemerintah pusat dan daerah juga diharapkan terus memperkuat koordinasi, pengawasan, serta transparansi pelaksanaan agar bantuan perumahan tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.
Artikel Terkait
Beban Industri Bertambah, Apindo Jabar Minta Kenaikan PAT Bogor Dikaji Ulang
NPCI Kabupaten Bogor Siapkan 12 Atlet Angkat Berat, Bidik 10 Emas di Peparda VII Jabar 2026
Jelang Porprov Jabar 2026, KONI Apresiasi Pembinaan Atlet Lokal FORKI Bogor